1 Member Wanna One Dikonfirmasi Terima 'Jasa' Manipulasi Voting, Bakal Diungkap?

Foto: 1 Member Wanna One Dikonfirmasi Terima 'Jasa' Manipulasi Voting, Bakal Diungkap?



Berbeda dengan seri "Produce' lainnya dimana para pemenang menerima jasa manipulasi suara. Namun seri ajang pencarian bakat yang mendebutkan Wanna One disebut hanya menggunakan kecurangan itu untuk satu membernya saja.

Kanal247.com - Salah satu kasus yang cukup kontroversial di kalangan masyarakat Korea Selatan saat ini adalah dugaan manipulasi hasil voting untuk ajang survival besutan Mnet, "Produce". Bahkan kasus ini telah menyeret sederet nama tokoh publik hingga agensi yang diduga melakukan kecurangan.


Baca juga ...

Laporan sebelumnya menyebutkan jika PD Ahn Joon Young mengaku telah memanipulasi dua seri ajang pencarian bakat tersebut. Dimana juga menjelaskan tentang bagaimana pengakuan PD Ahn Joon Young yang telah menerima layanan hiburan sebagai bentuk suap.

Berdasarkan laporan tersebut, PD Ahn Joon Young yang telah menjalani sederet pemeriksaan di kantor polisi mengaku bahwa ia telah memanipulasi hasil voting program "Produce 48" dan "Produce X 101". "Produce 48" adalah program survival yang dibintangi oleh trainee wanita dan anggota grup idol Jepang, AKB48 pada tahun 2018 lalu yang mendebutkan girl group IZ*ONE.

Sedangkan "Produce X 101" adalah program survival yang mendebutkan boy group X1 pada tahun ini. Berbeda dengan nasib dua rookie tersebut, Wanna One juga menjadi senior mereka yang didebutkan lewat program serupa. Kang Daniel cs itu debut lewat program "Produce 101" Season 2. Meskipun diakui bahwa ada manipulasi di seri itu, namun tidak semua member menerima jasa tersebut.

Pada Rabu (17/6), Kantor Kejaksaan Distrik Pusat Seoul memutuskan untuk tidak melanjutkan penyelidikan atas tuduhan penipuan untuk PD Ahn Joon Young dan CP Kim Yeongbeom. Terlebih di "Produce 101" Season 2 dilaporkan hanya ada satu idol saja yang menerima jasa manipulasi voting. Artinya hanya ada 1 dari Wanna One yang debut karena hasil kecurangan.

Meskipun begitu, kemungkinan besar, anggota tertentu yang telah menerima jasa tidak akan diungkapkan kepada publik. Terlebih kini Wanna One sendiri sudah resmi bubar pada tahun 2018 silam. Meskipun bubar saat itu, mereka tetap meminta dukungan kepada Wannable (fandom Wanna One) agar terus memberikan dukungan meski ke-11 member tak lagi bersama.

Komentar Anda

Tags

Topik Berita

Rekomendasi Artikel