Suka Tidak Enakan ke Orang Lain? 7 Kerugian Ini Akibatnya

Foto: Suka Tidak Enakan ke Orang Lain? 7 Kerugian Ini Akibatnya unsplash
WowKeren dan Kanal247


Sulit berkata 'tidak' kepada orang lain dalam berbagai hal? Pastikan untuk berpikir ulang lantaran 7 kerugian ini bisa didapatkan karena selalu merasa tidak enakan.

Kanal247.com - Merasa sungkan untuk menolak atau tidak enakan memang terkadang menjadi salah satu karakter seseorang. Meski salah satu sikap yang baik lantaran memberikan kesan rendah hati dan suka menolong, rasa tidak enakan ini bisa berefek buruk.

Baca juga ...

Perasaan tidak enakan itu tentu harus mulai dipikirkan masak-masak atau diberikan batasan agar tak terlalu berlebihan. Beberapa kerugian di bawah ini pun akan membuatmu belajar untuk mencoba berkata "tidak" kepada orang lain.


Apa saja kerugian itu? Cari tahu kebenarannya di sini.

1. Bakal Mudah Dimanfaatkan Orang

Bakal Mudah Dimanfaatkan Orang unsplash

Tidak enakan memang baik, namun bukan berarti harus berkata "iya" untuk semua permintaan tolong orang lain dalam berbagai hal. Pasalnya, terkadang kewaspadaan sebelum menyetujui permintaan tolong seseorang juga patut dipikirkan.

Jika selalu membantu seseorang dalam berbagai hal bahkan sampai "ekstrem", bisa jadi kamu justru akan dimanfaatkan. Jadi tempat "ngutang" misalnya. Memberi bantuan boleh, tapi jika terus-terusan tanpa kejelasan dikembalikan? Yakin ikhlas?

2. Dipandang Remeh Lantaran Tak Tegas

Dipandang Remeh Lantaran Tak Tegas unsplash

Tak cuma dimanfaatkan, bisa jadi kamu dianggap remeh lantaran tidak bisa tegas dalam menolak permintaan tolong atau suatu ajakan. Bahkan, kamu bisa dianggap terlalu "lemah" lantaran selalu berkata iya dalam berbagai hal.

Rasa tidak enakan justru akan menunjukkan jika kamu adalah tipe orang pasif dan tidak tegas. Orang-orang bisa mudah "menginjakmu" lantaran merasa kamu tidak akan marah. Mau?

3. Cuma Jadi ‘Ekor’ Walau Tak Puas

Cuma Jadi ‘Ekor’ Walau Tak Puas unsplash

Sifat tidak enakan yang kamu miliki akan membawamu menjadi tipe orang yang "mengikuti" apa kata lainnya. Seakan-akan kamu tidak memiliki pendirian sendiri. Hal ini akan membuat orang lain merasa pilihan apa pun akan cocok untukmu.

Jika kamu enggan mengungkapkan opinimu kepada orang lain secara gamblang dan cuma bisa berkata "iya", hasilnya tak tentu akan memuaskanmu. Misalnya saja ketika memilih restoran, tidak semua makanan akan enak di lidahmu bukan?

4. Bakal Sulit Ungkapkan Kebenaran ke Orang Lain

Bakal Sulit Ungkapkan Kebenaran ke Orang Lain unsplash

Cuma "mengikuti" orang lain mungkin masih bisa menghasilkan sesuatu yang baik, tapi jika pilihan itu ternyata buruk bagaimana? Jika kamu tahu sebuah kebenaran tentang hal-hal tertentu, namun enggan mengungkapkan karena "sungkan" bisa jadi dampaknya justru buruk.

Mungkin pikiran awalmu adalah agar terhindar dari pertikaian dengan teman, sehingga memutuskan "sependapat". Andai pendapat itu salah besar, misalnya memutuskan untuk menjiplak karya orang lain meski tahu ilegal? Masih mau diam?

5. Akan Merasa Lelah Hati

Akan Merasa Lelah Hati unsplash

Tidak enakan akan membuat banyak orang melakukan hal semena-mena kepadamu karena menganggap kamu akan selalu setuju. Bahkan bisa jadi kamu tidak akan ditanyai ketika melakukan sesuatu karena menganggap sudah mengetahui jawaban.

Jika terus-terusan mendapatkan perlakuan seakan tidak dianggap seperti itu, bukankah hati dan perasaanmu akan terluka? Kamu memang berusaha tidak membuat orang lain kecewa, namun jika dirimu sendiri yang merasakan itu? Lelah!

6. Sulit Merasa Bahagia Meski Bersama Banyak Orang

Sulit Merasa Bahagia Meski Bersama Banyak Orang unsplash

Rasa tidak enakan akan memberikan dampak buruk secara perlahan. Jika kamu sudah mulai merasa kecewa dengan orang-orang yang tidak bisa "ditolak". Bisa jadi pertemuan dengan mereka tidak akan membuatmu bahagia.

Meski menyayangi seseorang, melakukan hal menyenangkan, jika hatimu sudah kecewa bukankah tampaknya tetap sedih? Kamu akan semakin tidak nyaman bukan jika bertemu dengan orang-orang yang enggan kamu tolak karena harus berpura-pura bahagia.

7. Tak Punya Waktu untuk Diri Sendiri

Tak Punya Waktu untuk Diri Sendiri unsplash

Siapa yang berpikir jika sendirian itu terkesan tak punya teman? Ada kalanya kita justru perlu sendiri untuk melakukan kegiatan sehari-hari, lho. Kegiatan-kegiatan yang kamu susun sedemikian rupa juga bisa berubah hanya karena rencana dadakan akibat "enggan" menolak.

Ingat, kamu tidak akan pernah merasa bahagia jika dirimu sendiri tak bahagia. Jadi, prioritaskan dirimu terlebih dahulu sebelum orang lain ya! Tidak ada salahnya kok sesekali menolak jika memang waktu bertabrakan dan merasa tak nyaman.

Nah, sudah berpikir untuk belajar "menolak"? Ada pula nih yang membuatmu harus berpikir untuk tak lagi berkomentar julid! Cari tahu kerugiannya, di sini.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel

Loading...