Sera dan Soyeon Blak-Blakan Tentang Kesehatan Mental Idol K-Pop di ‘Miss Back’

Foto: Sera dan Soyeon Blak-Blakan Tentang Kesehatan Mental Idol K-Pop di ‘Miss Back’ soompi



Selama tiga bulan, acara tersebut bertemu dengan 200 orang untuk menentukan siapa yang akan bergabung dengan para pemeran. Penayangan perdana menampilkan pembuatan film pertama dari delapan idol terpilih.

Kanal247.com - "Miss Back" adalah campuran dari dokumenter dan variety show, dan mengikuti sekelompok penyanyi wanita yang "terlupakan" yang mengharapkan kesempatan kedua untuk sukses. Baek Ji Young yang merupakan produser penyanyi dan mentor kehidupan menjadi pemandu acara tersebut.

Selama tiga bulan, acara tersebut bertemu dengan 200 orang untuk menentukan siapa yang akan bergabung dengan para pemeran. Penayangan perdana menampilkan pembuatan film pertama dari delapan idol yang terpilih, yakni Gayoung dari STELLAR, Nada dari Wassup, Raina dari After School, Sera dari 9MUSES, Soyeon dari T-ara, Soyul dari Crayon Pop, Subin dari Dal Shabet, dan Jung Yujin dari The Ark.

Sera dan Soyeon Blak-Blakan Tentang Kesehatan Mental Idol K-Pop di ‘Miss Back’

Soompi

Mereka semua berkumpul dan bertemu, dengan banyak idola yang mengungkapkan keterkejutan saat bertemu di acara itu, di antaranya adalah Sera dan Soyeon. “Kami membuat film dokumenter sebelum debut kami. Itu menunjukkan adegan di mana bos kami menampar wajah saya dengan kertas yang digulung. Bahkan setelah saya keluar dari grup, klip itu mengikuti saya untuk waktu yang lama,” ujar Sera.

"Banyak hal telah berubah banyak sekarang, tetapi saat itu kami harus melakukan semua yang diperintahkan," katanya yang dilansir dari Soompi pada Jumat (9/10). “Kami mengenakan sabuk garter untuk siaran pertama kami. Ini adalah pertama kalinya saya mendengar tentang sabuk garter."

Baca juga ...

“Saya tidak bisa berhenti menangis di kamar kecil,” lanjut Sera. “Saya tidak bisa berhenti menangis setelah melihat diri saya dan para gadis siswa SMA mengenakan itu. Setelah satu jam, saya keluar dan syuting selama 10 menit dan kemudian masuk kembali. Setelah itu, saya dipecat (sebagai pemimpin grup).”

Ketika ditanya tentang bagaimana dia membayar biaya hidupnya, Sera menjawab, “Pinjaman bank.” Dia melanjutkan dengan berkata, “Setiap orang mengalami hal-hal yang sulit dalam hidup mereka, tetapi tahun lalu saya mengalami gangguan panik. Saya juga sedang minum obat untuk gangguan panik dan depresi,” ujarnya. "Ada 60 hingga 70 grup wanita yang debut setiap tahun, tetapi hanya 1 persen dari mereka yang bertahan hingga tahun depan,” ujar Sera.

Di studio, Soyeon menceritakan kisah Sera. “Sebagai seorang wanita, Anda bisa terluka secara emosional saat berada di girl grup dan bekerja di industri hiburan. Kisah saya juga serupa,” ujarnya. Ia kemudian blak-blakan tentang masa lalunya saat masih berpromosi dengan T-Ara.

“Ini pertama kalinya saya membicarakan hal ini,” lanjutnya. “Itu dimulai ketika grup saya menerima kebencian karena kesalahpahaman. Saat itu, saya takut pergi ke rumah sakit juga. Saya khawatir itu mungkin disalahpahami, jadi saya tidak pergi dan saya menahannya selama beberapa tahun. Maka itu terlalu sulit.

Akhirnya, dia membuka diri kepada ibunya dan dia menerima perawatan untuk gangguan kecemasan dan depresi. Dia diberi obat, tetapi dia tidak meminumnya karena dia khawatir dia tidak akan dapat pulih sepenuhnya jika dia hanya bergantung padanya. Soyeon berbagi bahwa dia semakin baik.

"Saya khawatir saat menonton itu karena dia tampak sangat terisolasi," kata Soyeon. “Saya berharap kita semua bisa rukun selama program ini dan menjadi lebih baik.” Dia berkata kepada Sera, "Ayo berteman, kita seumuran."

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel