Jessica Jung Tunda Perilisan Novel ‘Shine’ di Korea, Kok Bisa?

Foto: Jessica Jung Tunda Perilisan Novel ‘Shine’ di Korea, Kok Bisa?



Mengetahui hal tersebut, sejumlah netizen menduga bahwa hal ini terkait dengan konten di dalam novel yang seakan membuka aib industri K-Pop, terutama mantan agensi Jessica, SM Entertainment.

Kanal247.com - Mantan member SNSD (Girls' Generation), yakni Jessica Jung diketahui baru saja menerbitkan sebuah novel yang bertajuk “Shine”. Novel tersebut berisi tentang kisah seorang wanita yang berjuang di tengah industri K-Pop.

Sebelumnya, menurut berbagai toko buku online di Korea pada tanggal 18, Jessica dijadwalkan untuk menerbitkan novel “Shine” pada tanggal 29 September mendatang. “Shine” awalnya dikenal sebagai novel otobiografi Jessica yang memang pernah bergelut di industri K-Pop sebagai salah satu idol SM Entertainment.

Saat itu, penerbit mengatakan bahwa novel ini juga akan dijadikan sebuah film. “Sebelum 'Shine' diterbitkan secara resmi, 11 negara termasuk Amerika Serikat, Brasil, Indonesia dan Vietnam, termasuk Korea, telah menandatangani kontrak hak cipta, dan pembuatan film juga telah diputuskan. Ini akan berpartisipasi,” ujar pihak penerbit saat itu yang dilansir dari Naver pada Kamis (24/9).

Namun, pada Kamis (24/9), perusahaan penerbitan novel “Shine” Korea ini tiba-tiba mengumumkan penundaan penerbitan. Mereka menjelaskan bahwa penundaan ini dilakukan karena keadaan penerbit. Selain itu, diungkapkan juga bahwa “Shine” bukanlah novel otobiografi pengarangnya, melainkan sebuah produk fiksi yang berisi konten yang diciptakan kembali dengan imajinasi pengarang.

Baca juga ...

Penerbit juga mengungkapkan bahwa sampul novel “Shine” akan diubah. Selain itu, frasa seperti "publikasi serentak di seluruh dunia" dan "dikonfirmasi untuk dibuat menjadi film" dihilangkan, dan frasa promosi direvisi menjadi "debut fiksi" daripada "novel biografi".

Jessica Jung Tunda Perilisan Novel ‘Shine’ di Korea, Kok Bisa?

Naver

Mengetahui hal tersebut, sejumlah netizen menduga bahwa hal ini terkait dengan konten di dalam novel yang seakan membuka aib industri K-Pop, terutama mantan agensi Jessica, SM Entertainment. Meski begitu, ada juga yang tidak setuju mengenai asumsi tersebut.

Novel otobiografi inilah masalahnya. Mengetahui SM, pasti mereka berbicara dengannya tentang apa yang kemungkinan dia katakan dalam buku. Kami tahu bahwa meskipun dia tidak lagi bersama mereka,” ujar @rev***. “Hampir pasti bahwa SM belum menghubungi Jessica sejak 2015 dan gagasan bahwa mereka adalah perusahaan besar yang mahakuasa yang bertekad untuk mengendalikan semua yang mereka sentuh benar-benar tidak masuk akal,” tutur @luk***.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel