Dihujat Pasca Terlantarkan Goo Hara dan Incar Warisannya, Sang Ibu Kandung Akhirnya Buka Suara

Foto: Dihujat Pasca Terlantarkan Goo Hara dan Incar Warisannya, Sang Ibu Kandung Akhirnya Buka Suara Instagram



Sebelumnya ibu kandung Goo Hara mendapatkan banyak hujatan dari publik usai ketahuan meminta warisan peninggalan putrinya meski dirinya telah menelantarkan putrinya itu sejak masih kecil.

Kanal247.com - Nama mendiang Goo Hara terus diperbincangankan karena perebutan warisan antara kakak laki-lakinya dengan ibu kandungnya yang sudah lama meninggalkannya. Namun baru-baru ini acara JTBC "Spotlight" akhirnya bisa berjumpa langsung dengan ibu Goo Hara dan menanyakan seperti apa sebenarnya hubungan antara ibu dan anak ini.

Setelah pencarian yang panjang, staf acara berhasil melacak ibu kandung Goo Hara yang bersedia melakukan wawancara dengan media. Apa yang dikatakan oleh ibu Goo Hara ini sangat berbeda dengan apa yang diceritakan oleh Goo Ha In, kakak Goo Hara yang juga anak kandung dari wanita tersebut.



"Kami memiliki hubungan yang sangat saling menyayangi. Dan kami berbagi cinta ibu yang tidak diketahui keluarga," kata ibu Goo Hara. Dia juga menyangkal semua tudingan yang diberitakan oleh media dan menyebutnya hal yang konyol. "Media dan TV salah. Berhentilah membuat klaim konyol seperti itu," tambahnya.

Namun di sisi lain Goo Ho In mengungkapkan pandangan negatifnya tentang masalah ini apalagi sang ibu dulunya tiba-tiba menghilang ketika dia dan Goo Hara masih kecil dan tinggal bertiga dengan ayahnya. "Dia tiba-tiba menghilang tanpa sepatah kata pun ketika aku dan Goo Hara masih muda. Aku tidak tahu apa yang membuatnya berpikir dia memiliki hak atas warisannya," ujar Go Ha In.

Sementara itu Goo Hara meninggal pada November 2019 lalu karena bunuh diri, tetapi ketika ibu kandungnya muncul setelah kematiannya dan menuntut setengah dari warisannya, saudara lelaki Goo Hara, Goo Ho In mengajukan gugatan untuk mengubah pembagian harta. Hal ini dilakukan agar sang ibu yang meninggalkan mereka ketika mereka masih anak-anak itu tak akan menerima sepeserpun.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel