Main Sinetron Lagi, Verrell Bramasta Malah Dapat 'Peringatan Keras' Penggemar

Foto: Main Sinetron Lagi, Verrell Bramasta Malah Dapat 'Peringatan Keras' Penggemar instagram



Verrell Bramasta sontak mendapatkan 'peringatan' dari para penggemarnya usai membagikan informasi jika sinetron terbarunya akan segera rilis melalui akun Instagram pribadinya.

Kanal247.com - Instagram memang menjadi cara paling mudah bagi para selebriti untuk memberikan informasi kepada para penggemar mereka. Mulai dari karya baru mereka hingga sekadar bertegur sapa dengan para penggemar.


Baca juga ...

Verrell Bramasta menjadi salah satu yang terlihat cukup aktif menggunakan akun Instagram pribadinya, @bramastavrl. Verrell akhirnya mengumumkan mengenai sinetron terbaru yang ia bintangi.

Verrell menyebutkan jika ia akan berlaga dalam sinetron bertajuk "Putri Untuk Pangeran" yang akan tayang di salah satu televisi swasta. Verrel diketahui akan menjadi lawan main Ranty Maria dalam sinetron tersebut.

Verrell pun tak ragu membagikan video trailer untuk sinetronnya tersebut melalui akun Instagram selama 2 hari berturut-turut. Putra sulung Venna Melinda itu pun tak lupa mengingatkan mengenai jam tayang sinetronnya.

"Putri Untuk Pangeran. Mulai senin 15 Juni 2020 di RCTI," tulis Verrell ada IGTV yang ia bagikan hari ini, Jumat (12/6).

Unggahan Verrell tersebut sontak langsung dibanjiri oleh komentar warganet. Mereka mengaku tidak sabar untuk menonton sinetron terbaru Verrell. Aktor tampan berusia 23 tahun itu memang sudah cukup lama tidak tampil di layar kaca.

"Sudah tidak sabar pengen nonton sinetron nya," seru salah seorang waragnet. "Yuhuuuuuuuu gak sabar keren," sambung lainnya. "Yeay akhirnya senin udh tayang ditv," tambah lainnya. "Yeayyyy gak sabar mau nonton," lanjut lainnya.

Namun, ada pula warganet yang tampak memberikan peringatan kepada Verrell untuk tidak terlibat cinta lokasi. Verrell memang kerap kali menjalin hubungan asmara dengan lawan mainnya setelah bertemu di sebuah sinetron,

"Nanti cinlok lagi ayeeeeee," goda warganet lain. "Nantikan cinlok mereka," kata lainnya. "Awas cinlok," ujar lainnya. "Ditunggu cilok nya," timpal lainnya. "Ntar cinlok lagi," terang lainnya. "Pasti nnti ada cinlok lagi," tutur lainnya.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel