Buka Baju Sampai Siram Air Ke Tubuh, Aksi Penari Latar Konser PSY Dianggap Terlalu Vulgar

Foto: Buka Baju Sampai Siram Air Ke Tubuh, Aksi Penari Latar Konser PSY Dianggap Terlalu Vulgar



Rekaman salah satu konser PSY yang beredar di laman YouTube langsung menjadi sorotan karena aksi penari latar yang dianggap terlalu vulgar hingga seolah menjadikan wanita sebagai objek seksual.

Kanal247.com - Dalam setiap konser yang digelar oleh deretan penyanyi maupun idol populer K-Pop selalu saja diiringi dengan penari latar yang cukup menarik perhatian. Menjadi bagian dari perhelatan di atas panggung tentu aksi mereka juga kerap disorot. Baru-baru ini netizen Korea dihebohkan dengan aksi penari latar di konser PSY yang dianggap terlalu vulgar.

Hal ini diketahui dari unggahan di laman YouTube. Netter menyebut jika adegan dan tarian para penari latar di konser pemilik goyang "Gangnam Style" itu menjadikan perempuan sebagai objek kesenangan seksual selama pertunjukan. Tak heran jika aksi ini langsung menuai kritikan pedas.

Bagian yang dipertanyakan adalah ketika para penari wanita mengadakan pertarungan tari melawan para penari pria. Selama segmen tarian mereka, para penari wanita menanggalkan kemeja putih yang digunakan hingga memperlihatkan bra berwarna hitam bawahnya.

Tak hanya sampai disitu, penari wanita itu terus beraksi dengan adegan yang tak kalah seksi. Mereka menari sembari menuangkan air ke atas mereka yang membuat situasi semakin panas. Akibat tarian itu membuat netter mengklaim bahwa konser PSY menjadikan perempuan sebagai objek seksual sekaligus menyebut goyangan erotis itu sebagai tindakan provokatif di tempat umum.

Baca juga ...

"Kenapa mereka harus menari seperti itu di depan banyak orang. Tidak, mereka bahkan tidak melihat wanita sebagai manusia," tulis netter. "Aku sangat terkejut dengan foto [(tarian mereka). Jika Anda tidak tahu itu adalah pertunjukan, itu benar-benar terlihat sama dengan porno," sahut yang lain. "Mengapa mereka menari begitu provokatif? Kamu mengatakan ini bukan video lama tetapi itu sesuatu yang terjadi sekarang?," jelas yang lain.

Meski demikian beberapa netter lainnya tak mempermasalahkan tarian super seksi itu. Mereka mengklaim bahwa reaksi yang menyebut tarian itu sebagai aksi provokatif yang menjadikan perempuan sebagai objek seks adalah hal yang berlebihan.

"Aku seorang wanita: Jika kalian pikir ini bermasalah, bagaimana kalian menonton Moulin Rouge atau Can Can? Ada kode seksi di semua budaya. Bagaimana kalian hidup jika tidak nyaman dengan setiap hal?," jelas netter lain. "Bukankah para penari memakainya karena mereka mau? Kenapa kamu menyerang PSY?," sahut yang lain.

Bagimana menurutmu?

Komentar Anda

Tags

psy

Rekomendasi Artikel