Big Hit Tanggapi Rumor Soal Member BTS Bakal Wamil Tahun Ini

Foto: Big Hit Tanggapi Rumor Soal Member BTS Bakal Wamil Tahun Ini facebook
WowKeren dan Kanal247


Member BTS sempat disebutkan akan jalani wajib militer pada tahun ini. Namun kabar tersebut cepat-cepat dibantah oleh agensi Big Hit Entertainment lewat pernyataan singkat.

Kanal247.com - Obrolan mengenai pembebasan wajib militer bagi para pelaku industri musik modern sering menjadi sorotan. Seperti yang diketahui, banyak netizen mengusulkan agar member Bangtan Boys dibebaskan dari wajib militer karena prestasi yang mereka raih belakangan ini.


Baca juga ...

Namun pembebasan wajib militer hanya masih sebatas diskusi dan belum ada aturan tertulis bagi para seniman modern. Baru-baru ini, agensi Big Hit Entertainment membantah kabar yang mengatakan bahwa ada member BTS wajib militer pada tahun ini.

"Kami tak tahu kenapa rumor seperti ini muncul. Laporan yang mengatakan wajib militer pada tahun ini itu salah," ujar pihak agensi. Tampaknya pernyataan tersebut merupakan respon dari ungkapan anggota majelis Ahn min Suk, Ketua Komite Budaya, Olahraga, dan Pariwisata.

Saat inspeksi sebelumnya, Ahn Min Suk sempat mengatakan, "Sepertinya salah satu member BTS akan wajib militer tahun ini. Itu terjadi karena diputuskan tak ada perlakuan spesial terkait wajib militer terhadap artis budaya pop."

"Bagi siapapun menekuni seni rupa menerima perlakuan spesial terkait wamil jika mereka ditempatkan setidaknya di posisi kedua kompetisi internasional. Sistem ini sudah digerakkan selama tahun 1970," ujar Ahn Min Suk. "Kala itu, ada perbedaan jelas antara seni rupa dan budaya pop. Sekarang tembok sudah runtuh, jadi tak masuk akal jika hanya seni rupa yang menerima perlakuan spesial dan tak memberikan pada pelaku budaya pop."

Park Yang Yoo dari Kementerian Budaya, Olahraga, dan Pariwisata juga ikut buka suara. "Bahkan sebelum BTS, ada banyak opini bermunculan agar artis budaya pop harus menerima pembebasan wamil, kami kami sudah diskusi isu ini sejak lama. Namun, pihak Asosiasi Tenaga Kerja Militer dan Kementerian Pertahanan Nasional beropini, jika mungkin, semua perlakuan spesial wamil harus dikurangi. Dari pandangan Kementerian Budaya, Olahraga, dan Pariwisata, akan lebih baik jika perlakuan spesial diperpanjang jadi bisa lebih baik mempromosikan budaya dan industri olahraga."

"Ada kompetisi domestik dan industri yang jelas untuk olahraga dan seni klasik. Orang-orang menyimpulkan tak ada perbedaan jelas di budaya pop, jadi sulit melakukan standarisasi. Ketika kami diskusi dengan industri budaya pop dan menyebut kesulitan perlakuan khusus wamil, mereka bilang masalah paling utama bagi mereka adalah sulitnya pergi konser di luar negeri bagi yang belum menyelesaikan wamil," jelas Park Yang Yoo. "Mereka bertanya kelonggaran terkait hal ini, jadi kami negosiasi dengan Asosiasi Tenaga Kerja Militer dan Kementerian Pertahanan Nasional terkait hal ini."

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel

Loading...