Film Abimana Aryasatya Ditegur KPI, Sutradara ‘Gundala’ Beri Balasan Menohok

Foto: Film Abimana Aryasatya Ditegur KPI, Sutradara ‘Gundala’ Beri Balasan Menohok instagram



Promosi film 'Gundala' menjadi salah satu dari 14 tayangan televisi yang mendapatkan teguran dari KPI, Joko Anwar selaku sutradara tidak tinggal diam hingga memberikan balasan menohok.

Kanal247.com - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) baru-baru ini sukses membuat para pecinta film "Gundala" kesal lantaran menjadi salah satu yang mendapatkan sanksi kala melakukan promosi di televisi. KPI menyebutkan jika film itu disebut-sebut terdapat kata makian yang tidak boleh disiarkan di televisi.


Baca juga ...

Tak hanya "Gundala" yang mendapatkan sanksi, 13 siaran lainnya pun turut dibeberkan KPI melalui akun Instagram resmi mereka @kpipusat. Sutradara film yang diperankan oleh Abimana Aryasatya, Joko Anwar sontak kesal dengan sanksi KPI.

Joko tampak dengan gamblang meminta KPI dibubarkan melalui akun Twitter pribadinya, @jokoanwar. Joko bahkan langsung memberikan sanggahan atas tuduhan KPI jika "Gundala" menunjukkan kata-kata makian di televisi. Joko dengan santai menunjukkan makna kata "bangsat" sesuai Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

"Promo Gundala kena sanksi @KPI_Pusat karena ada dialog bilang 'Bangsat.' Bangsat artinya, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia:," cuitan Joko seraya membagikan foto makna kata "bangsat" sesuai KBBI kemarin, Senin (16/9).

Joko bahkan tidak ragu menyindir KPI bahwa lembaga itu tak layak dipercaya. Pasalnya, KPI juga mempermasalahkan film kartun yang disiarkan di televisi lantaran dianggap melanggar norma kesopanan.

"Kalau ada lembaga yang anggap tontonan kayak SpongeBob melanggar norma kesopanan, lembaga itu nggak layak dipercaya menilai apapun di hidup ini. #BubarkanKPI @KPI_Pusat," seru Joko.

Cuitan rasa kesal Joko itu segera dibagikan ulang oleh salah satu akun gosip di Instagram, @lambe_turah. Melalui unggahan Lambe Turah, warganet dengan santai membeberkan program-program televisi yang harusnya mendapatkan "perhatian" lebih. Warganet tampak menyetujui keinginan Joko agar KPI dibubarkan.

"Ada petisi buat kpi ga ? Mau tanda tangan nih, ayo dong buat," seru s***do. "Bubarin ajalah KPI gk guna juga," terang b***99. "AYO DONG BUAT PETISI BUBARKAN KPI GW MAU TANDA TANGAN WOY !" tandas @l***bh.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel