Akui Pernah Pakai Produk Kosmetik Oplosan, Polisi Ungkap Tarif Endorse Via Vallen

Foto: Akui Pernah Pakai Produk Kosmetik Oplosan, Polisi Ungkap Tarif Endorse Via Vallen Instagram



Via Vallen mengatakan bahwa dirinya sudah tidak menerima endorse selama satu tahun terakhir.

Kanal247.com - Sejumlah selebritis terjerat kasus kosmetik oplosan yang belakangan tengah ditangani oleh Polda Jawa Timur. Kabarnya, kosmetik ilegal yang dipasarkan dengan nama Derma Skin Care (DSC) itu mengendorse sejumlah nama seperti, Nella Kharisma, Via Vallen hingga Nia Ramadhani.

Beberapa waktu lalu, pihak kepolisian telah memanggil Nella Kharisma untuk memberikan keterangan. Kamis (20/12), giliran Via Vallen yang dipanggil. Penyanyi dangdut tersebut diketahui tiba di gedung Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Timur sekitar pukul 11.30 WIB. Ia mengenakan hijab berwarna hitam dan didampingi oleh sejumlah orang dari manajemennya.

Dalam keterangannya setelah pemeriksaan, Via Vallen mengatakan bahwa dirinya pernah menggunakan kosmetik oplosan. Meski begitu, ia mengaku itu terjadi karena ketidak tahuannya atas produk tersebut.

"Saya pernah memakai produk sabun sebentar, karena wanginya sama seperti produk sabun yang sama pakai," kata Via Vallen, usai diperiksa di ruang Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Kamis (20/12) seperti dilansir dari Kompas. "Jika tahu produk itu ilegal, ya saya tidak mungkin pakai."



Pada kesempatan itu, Via juga sempat ditanya soal tarif endorse yang dipatoknya. Sayangnya, pelantun lagu "Sayang" ini mengaku tidak mengingatnya. Ia hanya menegaskan tidak menerima endorse selama satu tahun terakhir. "Yang pasti sejak setahun terakhir, saya tidak lagi menerima endorse," ujar dia.

Sementara itu, dalam kesempatan yang berbeda Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim AKBP Rofiq Ripto Himawan menyebutkan bahwa tarif Via mencapai Rp 7 juta sekali endorse. Ia juga mengatakan ada beberapa yang diterima Via langsung ada juga yang melalui manajernya.

"Langsung Via ada, manajemen ada. Tarifnya Rp 7 jt, kalau jawabannya yang bersangkutan nenerima Rp 7 juta, diterima melalui rekening," kata Rofiq saat dikonfirmasi di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kamis (20/12). Tarif tersebut berbeda jauh dengan Nella yang hanya menerima Rp 1,5 hingga Rp 3 juta per minggu.

Lebih lanjut, Rofiq mengatakan bahwa Via dicecar sekitar 26 pertanyaan. Jawaban yang diberikan olehnya juga tidak jauh berbeda dengan Nella Kharisma.

"Ada 26 pertanyaan yang kita berikan kepada Via Vallen. Etika penerimaan endorse, legalitas produk yg diendorse. Jawabannya tidak jauh beda dengan jawaban Nella Kharisma," papar Rofiq. "Kategori sengaja itu sebenarnya ada beberapa tahapan, kita menggali fakta bagaimana ketika menerima endorse itu. Karena seharusnya itu dilakukan. Kemudian ada tahapan jadi SOP menerima endorse. Kalau misalnya tanpa melalui pengecekan terus diterima itu kan bahaya untuk khalayak umum," pungkasnya.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel