Ini Pesan Terakhir Sang Ibunda untuk Eko Patrio dan Keluarga

Foto: Ini Pesan Terakhir Sang Ibunda untuk Eko Patrio dan Keluarga Instagram
WowKeren dan Kanal247


Sebelum meninggal dunia, sang ibunda meminta hal ini kepada Eko Patrio.

Kanal247.com - Kabar duka lagi-lagi datang dari keluarga selebriti. Kali ini, kabar duka itu tengah menyelimuti keluarga komedian Eko Patrio. Tepat pada Selasa (31/10), sang ibunda meninggal dunia sekitar pukul 15.30 WIB.


Baca juga ...

Kepergian sang ibunda tersebut tentu saja menggoreskan luka yang cukup mendalam bagi Eko. Namun, ia mencoba ikhlas dengan semua yang telah digariskan oleh Tuhan.

"Alhamdulillah berkahnya juga, prosesnya itu cepet banget," ungkap Eko Patrio saat ditemui di kediamannya di kawasan Perumahan Jatinegara Baru, Cakung, Jakarta Timur, Selasa (30/10). "Beliau enggak dibikin sulit atau dibikin sakit yang berkepanjangan."

Bapak tiga anak itu mengungkapkan jika sebelumnya sang ibunda akan berangkat ke Nganjuk untuk pulang kampung. Selang beberapa waktu kemudian, tiba-tiba sang ibunda sakit dan keadaanya sangat drop.

"Baru semalem, hari itu dia mau pulang ke Jawa sama bapak saya. Sopir sudah mau nganterin pulang ke Nganjuk, tiba-tiba jam 3 enggak jadi pulang," terang Eko Patrio. "Saya ditelpon sama sopir, sakit. Setelah itu, di rumah sakit drop dan itu tadi jam setengah 4 meninggalkan kita semua."

Rupanya, ibunda Eko yang bernama Jamini Binti Sumopardi itu sebelumnya memang sudah sakit. Eko mengatakan bahwa sang ibunda sudah menderita sakit sejak lama. Bahkan kejadian seperti ini merupakan kali kedua, hanya saja untuk sekarang Tuhan tak lagi memberi kesempatan.

"Penyakitnya sih pertama diabet, terus tiba-tiba dari diabet itu jadi menjalar ke jantung dan sebagainya. Tapi sehat. Pikirannya juga jernih. Cuma serangan jantung itu," cerita Eko Ptario. "Tahun 2016 pernah serangan jantung juga dan ini yang enggak ketolong karena katanya ibu menahan sakit tapi tidak dirasa. Serangan jantung itu 2 hari yang lalu kata dokter, tapi baru dirasa kemaren."

Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, ibunda Eko sempat menyampaikan pesan singkat. Beliau mengatakan agar keluarganya hidup dalam kerukunan. Meski singkat namun pesannya menyimpan banyak makna.

"Saya bilang ke adik-adik saya, kita ikhlas semuanya. Yang penting adalah satu, kita harus rukun, dia pesennya rukun aja," tandas Eko Patrio. "Terus sudah gitu baik mantu, anak, itu adalah keluarga, jadi harus rukun. Cucu-cucu juga harus deket. Jadi kita alhamdulillah, adik-adik semua, mantu support semua."

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel

Loading...