Punya Sifat Pemberontak, Robert Pattinson Hampir Dipecat dari 'Twilight'

Foto: Punya Sifat Pemberontak, Robert Pattinson Hampir Dipecat dari 'Twilight'



Robert Pattinson mengungkapkan masa lalu karirnya yang hampir dipecat.

Kanal247.com - Ketenaran yang dicapai Robert Pattinson berawal dari peran besarnya sebagai Edward Cullen dalam film "Twilight" bersama Kristen Stewart beberapa waktu lalu. Namun kekasih FKA Twigs ini menceritakan kisah perjuangannya di awal karir yang hampir dipecat oleh tim produksi film vampir tersebut.

Hal ini terjadi lantaran pemeran Tayler Hawkins dalam "Remember Me" itu memiliki sifat pemberontak dalam dirinya. Sifat pemberontaknya membawanya pada masalah pada set pertama film, namun untungnya ia mampu mengatasi itu semua.

Baru-baru ini pri 31 tahun itu menghadiri Cannes Film Festival, di Cannes, Perancis dalam rangka pengenalan film barunya yang beratjuk "Good Time. Ia menceritakan detil kisahnya tersebut pada publik disana.

"Menurutku salah satu hal terbaik ketika kau mulai diminati adalah kau harus bertanggungjawab memerankan karakter yang sama dalam lima film serial," katanya. "Twilight adalah kemewahan yang luar biasa. Sangat bersyukur bisa masuk kedalam grup dan bekerja bersama para tim didalamnya."

Baca juga ...

Pada awalnya baik Pattionson maupun Kristen Stewart, Taylor Lautner, Anna Kendrick, Nikki Reed dan Ashley Greene merasa ragu menerima peran dalam film "Twilight" itu meskipun mereka sama-sama tak saling kenal waktu itu. Pria tampan ini mengatakan bahwa ia tak harus menjadi penjilat untuk sebuah peran.

"Aku tak harus mencium (pant***) siapapun sepanjang waktu," katanya. "Aku pikir aku tak pernah melakukannya."

Hal inilah yang membuat agensi tempat artis berdarah Inggris ini bernaung, bertindak cepat untuk menyadarkannya. Hal ini dilakukan agensi agar ia tak dipecat dari produksi film terlaris tersebut.

Sementara itu Pattinson juga menanggapi mengenai perubahan karir aktingnya setelah "Twilight" selesai. Ia memang membintangi serial blockbuster berjudul "Cosmopolis" yang ceritanya sarat akan konten seksual dan kekerasan.

"Aku pikir ini adalah pertama kalinya aku berakting dalam film yang cukup kompleks," paparnya. "Aku bersyukur bahwa film ini keluar disaat puncak kepopuleranku."

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel