Putuskan Pindah Agama, Ari Wibowo Akui Sempat Dapat Bisikan Misterius

Foto: Putuskan Pindah Agama, Ari Wibowo Akui Sempat Dapat Bisikan Misterius Instagram



Ari Wibowo mengaku lahir sebagai seorang Muslim. Ari kemudian menceritakan pengalaman saat ia mendapat bisikan misterius saat masih kecil dan tinggal di Jerman.

Kanal247.com - Ari Wibowo belum lama ini hadir dalam konten vlog YouTube milik Daniel Mananta. Dalam vlog tersebut, Ari menceritakan banyak hal saat berbincang-bincang dengan Daniel.

Salah satu pengalaman yang diceritakan adalah tentang masa kecil Ari saat ia masih tinggal di Jerman. Ari mengungkapkan bahwa ia pernah mengunjungi gereja semasa kecil.

"Satu hal lagi yang lucu, kita juga ada story di situ, di Konstanz (Jerman). Jadi gue kan waktu lahir ikut agama bokap (Islam), kemudian waktu gue di Jerman, itu sebetulnya gue pernah ke gereja," cerita Ari Wibowo. "Padahal gue non-Christian, tapi gue masuk ke gereja dan di situ Tuhan pertama kali kayak memperkenalkan diri pada gue. Gila nggak?"

Daniel kemudian merasa bingung saat mendengar cerita dari Ari Wibowo. Bagaimana tidak, kala itu Ari masih berusia 10 tahun namun bisa mendapatkan sebuah pengalaman spiritual yang begitu besar efeknya.

"Aku juga nggak ngerti. Masalahnya, nggak ada yang ngasih tau gue ini artinya begitu segala macem. Karena apa? Bokap Muslim, nyokap Kristen KTP seperti kebanyakan orang Jerman lainnya," kata Ari Wibowo. "Jadi sebetulnya itu pengalaman yang aku cuma ngerasain sendiri dan aku nggak bisa share atau dapat jawaban dari siapa pun, jadi ilang begitu aja."

Baca juga ...

"Jerman seperti yang kita tahu negara yang sangat-sangat bebas. Agama itu tidak pernah diucapkan, di KTP atau di manapun karena itu adalah hak pribadi masing-masing," sambung Ari Wibowo. "Mau percaya boleh, nggak percaya pun nggak akan dianggep seperti Atheist atau apapun. Nggak apa-apa."

Ari kemudian menceritakan secara detail mengenai pengalaman spiritualnya. Dalam pengalamannya itu, Ari mengaku sempat mendapat bisikan misterius.

"Jadi waktu itu ada kegiatan sekolah ke gereja. Entah kenapa gue ikut. Sampai di gereja, yang lain semua di depan, gue di belakang, baris terakhir. Ini gereja Katolik ya. Tau-tau semuanya pada baris ke depan untuk komuni, saya juga nggak ngerti komuni ini apa," ujar Ari. "Tapi saya lihat, wah bakal dibagiin kerupuk. Jadi gue ikut ngantri ke depan. Nah kalau di Katolik tuh sebenernya nggak boleh. Entah kenapa saya ikut ke depan dan pasturnya juga nggak nanya."

"Dan entah kenapa ada suara di hati atau otak saya, dia bilang, 'Ikut sujud menyembah, berdoa, ikutin'. Yaudah gue ikutin aja. Selesai berdoa kubuka mata, itu rasanya kulihat langit-langit rasanya gue damai banget, indah banget. Dan ada sesuatu yang gue merasa disayang," pungkas Ari. "Hanya itu yang gue bisa gambarkan, umur 9 tahun yang nggak ngerti apa-apa, nggak ngerti ketuhanan. Intinya, ternyata Tuhan itu ada dan dia sayang sama aku."

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel