Biasa Panen Pujian, Verrell Bramasta Pamer Banyak Tato Tuai Perdebatan

Foto: Biasa Panen Pujian, Verrell Bramasta Pamer Banyak Tato Tuai Perdebatan instagram



Verrell Bramasta menunjukkan potret bertelanjang dada seraya memamerkan beberapa tato di tubuhnya, sontak langsung menuai pro dan kontra di kolom komentar.

Kanal247.com - Potret terbaru yang dibagikan para selebriti melalui akun Instagram pribadi mereka memang selalu dinanti-nantikan oleh penggemar setia. Apalagi jika para selebriti tersebut diketahui tengah naik daun, tentu kehidupan yang dimunculkan melalui media sosial sangat diharapkan.

Verrell Bramasta menjadi salah satu selebriti yang selalu mendapatkan sorotan karena unggahannya di akun Instagram pribadinya, @bramastavrl. Verrell terlihat membagikan potret bertelanjang dada baru-baru ini.

Pada potret tersebut Verrell tampak menunjukkan beberapa tato di tubuhnya. Verrell pun menanyai pendapat para penggemar mengenai tato-tato tersebut.

"What do you think? (Apa yang kamu pikirkan?)," tulis mantan kekasih Natasha Wilona itu pada caption potret yang ia bagikan, Sabtu (26/12).

Baca juga ...

verrell bramasta disambut pro dan kontra karena memamerkan potret dengan beberapa tato di tubuhnya

Sumber: Instagram

Sayang, potret yang dibagikan oleh putra sulung dari Venna Melinda itu justru disambut dengan pro dan kontra. Satu sisi ada yang merasa jika Verrell terlihat keren dengan tato. Namun, ada yang tidak setuju jika Verrell menggunakan tato.

"Cool tattoos bro," ucap salah seorang warganet. "Ganteng bgt bang farel," sambung lainnya. "Keren kok, keren," tambah lainnya. "Keren banget cocoklah sama verrell," lanjut lainnya.

"Tidak suka liatnya kalo pake tato," ujar lainnya. "Solat nya gmn?" kata lainnya. "Semoga bukan permanent yah," harap lainnya. "Tak naa, jangan bertato Abang," terang lainnya. "AWAS YAH JANGAN SAMPE DITATO KAMU," tandas lainnya.

Meski begitu, hingga saat ini Verrell belum memberikan klarifikasi mengenai tato tersebut. Masih belum diketahui apakah tato tersebut permanen atau sekadar kontemporer.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel