Buang Gengsi Demi Ayah, Suami Nia Ramadhani Langsung Datangkan Pesawat untuk Mertua

Foto: Buang Gengsi Demi Ayah, Suami Nia Ramadhani Langsung Datangkan Pesawat untuk Mertua instagram



Nia Ramadhani mengungkapkan pengalaman perdana akhirnya menurunkan gengsi kepada sang suami, Ardi Bakrie demi mendiang sang ayah pada 2014 lalu karena hal ini.

Kanal247.com - Kekayaan memang selalu melekat dalam diri suami Nia Ramadhani, Ardi Bakrie. Tentu bukan hal aneh mengingat kesuksesan bisnis keluarga Bakrie di banyak bidang.

Namun, Nia ternyata adalah orang yang berusaha untuk tidak menyulitkan sang suami lantaran cukup gengsi meminta bantuan. Meski begitu, Nia akhirnya membuang gengsi yang ia miliki demi mendiang sang ayah.

Pada 2014, ayah Nia diketahui meninggal dunia karena menderita kanker. Ardi ternyata menjadi sosok yang berjasa lantaran membantu keluarga Nia untuk mengantar ayahnya di rumah sakit di Singapura. Nia mengungkapkan bahwa ketika keadaan ayahnya semakin menurun, ia menyadari bahwa harus meminta tolong demi kesembuhannya.

"Kita nih satu keluarga, walau Ardi keluarganya jauh lebih mampu, kita nggak pernah mau minta tolong. Tapi pada saat hari itu, kita mikir, nggak bisa nih kalau nggak minta tolong. Ini harus dibawa ke Singapura, nggak bisa kalau gitu-gitu aja," cerita Nia.

Baca juga ...

Nia pun menyebutkan jika sang suami sejak awal sudah menawarkan untuk membantu. Namun, ia menolak karena ingin berusaha terlebih dulu. Setelah akhirnya keputusan keluarga Nia bulat, sang kakak meminta tolong kepada keluarga Bakrie agar bisa mendatangkan pesawat darurat dari Singapura.

"Ardi sangat ingin membantu, tapi kita kaya, nggak kita usaha dulu sendiri. Aku juga nggak tahu gimana caranya menghubungi pesawat (dari Singapura) untuk datang saat itu juga, aku nggak ngerti juga," terang Nia.

"Aku juga ngomong sama kakakku yang paling tua. Sudah turunin gengsi, segala macam, karena kita emang butuh bantuan, kita memang nggak mampu gitu. Akhirnya Ardi dibantuin juga sama Papa Ical bantu menghubungi, dan datanglah pesawat semacam S.O.S," cerita Nia.

Ayah Nia sendiri pun akhirnya mengembuskan napas terakhirnya pada 2014 karena kanker tulang yang diderita. Bagi Nia, ayahnya adalah sosok yang pengertian dan sayang kepadanya. Ayahnya bahkan tidak pernah mengeluh sakit selama hidupnya.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel