IU-Jiyeon Emosional Saat Bicara Soal Persahabatan Lama Mereka di Acara 'On and Off'

Foto: IU-Jiyeon Emosional Saat Bicara Soal Persahabatan Lama Mereka di Acara 'On and Off' Instagram



Mendengarkan IU menangis ketika berbicara soal persahabatannya di masa lalu, Jiyeon justru ikut tak kuasa menahan air mata dan menangis membuat suasana menjadi semakin haru.

Kanal247.com - Baru-baru ini penyanyi sekaligus aktris IU tampil di acara "On and Off" di episode yang tayang 10 Oktober kemarin. Dalam kesempatan tersebut bintang serial "Hotel Del Luna" ini mengunjungi teman dekatnya Jiyeon saat member T-ara itu sedang berlatih di studio tari. Setelah IU menonton Jiyeon menari dan memuji kemampuannya, kedua BFF itu pergi ke rumah Jiyeon untuk membuat makan malam bersama.

Dalam perjalanan pulang dengan mobil, IU memutar lagu Lee Hi "HOLO" dan berkomentar, "Saat lagu ini dirilis, aku sangat terkait dengan liriknya. 'Sendirian, diam, apakah itu sangat sulit untuk dilakukan? Sendiri atau bersama, kesepian itu sama'," kata IU dan Jiyeon kemudian bertanya," Jujurlah. Pernahkah kau menangis saat mendengarkan lagu yang berhubungan denganmu?" tanya Jiyeon.

IU pun mengejutkan Jiyeon dengan menjawab, "Aku tidak pernah menangis saat mendengarkan lagu. Apakah kau pernah," tanya IU balik dan Jiyeon menjawab, "Aku bahkan menangis saat mendengarkan lagumu." Dia bercanda menambahkan sambil tertawa, "Tapi itu membuatku jijik, jadi aku tidak bisa membicarakannya. Aku bahkan menangis saat konsermu," katanya dan IU bertanya lagu yang mana namun Jiyeon malah menjawab, "Semuanya. Aku bahkan menangis saat kamu menari."

Sedangkan ketika menonton rekaman dari studio, Jiyeon berkomentar, "Ada sesuatu tentang suara Jieun (nama asli IU) yang menarik hati sanubari kalian." Pembawa acara Sung Si Kyung menimpali, "Dia bahkan tidak menangis, tapi dia masih pandai (membuat orang lain menangis melalui musiknya)." Jiyeon menambahkan dengan penuh kasih akung, "Dia terlihat sangat lemah di luar, tapi sebenarnya dia sangat kuat di dalam."

Baca juga ...

"([IU) bukan hanya teman yang kalian cari ketika mengalami masa sulit melainkan, dia adalah teman yang sudah tahu kalian akan melalui masa sulit dan benar-benar mencari kalian lebih dulu . Dia adalah seseorang yang bisa aku buka dan ajak bicara tentang segala hal," tambah Jiyeon. Kemudian, saat kedua sahabat itu makan malam bersama, IU berbicara tentang persahabatan mereka yang langgeng. "Mungkin itu karena kita sudah saling kenal sejak kita masih sangat muda, api jujur saja, meskipun sebenarnya kita memiliki lebih banyak perbedaan daripada kesamaan, kita masih memiliki ikatan yang tidak bisa dijelaskan yang melampaui semua itu," ujar IU.

"Saat kita masih kecil, aku menganggapmu seperti adik perempuan. Meskipun kita seumuran, aku merasa perlu menjagamu. Tapi pada titik tertentu, saat kita memasuki usia pertengahan dua puluhan, itu berubah," lanjut IU. Pelantun lagu "Eight" ini kemudian menjadi terlihat emosional saat dia berbicara tentang mengandalkan Jiyeon ketika mengalami masa-masa sulit dalam hidupnya. "Di masa lalu, ketika aku mengalami masa sulit, aku bertahan dengan baik dan melakukan pekerjaan dengan baik menahan semuanya. Tapi saat aku melihat wajahmu, tiba-tiba aku menangis. Aku masih menganggapnya sangat aneh dan menarik," serunya.

Jiyeon segera mulai menangis ketika dia mendengarkan IU berbicara, dan saat dia memberikan sekotak tisu, IU tertawa, "Aku sedang berbicara tentang saat aku berjuang secara emosional; kenapa kamu yang menangis?" tanyanya. Setelah Jiyeon menghapus air matanya, IU bertanya, "Kamu juga terkejut saat itu, kan?" Jiyeon menjawab, "Bukannya aku terkejut, tapi aku sangat mengkhawatirkanmu. Karena aku belum pernah melihat sisimu yang seperti itu sebelumnya. Setiap kali kita membicarakan sesuatu, hanya aku yang menangis tidak pernah kamu."

IU melanjutkan dengan mengingat, "Aku telah menjaga ketenanganku, dan aku pikir aku telah melakukan pekerjaan yang baik untuk mencapai stabilitas. Tetapi begitu aku melihat wajah kalian, aku mulai menangis untuk pertama kalinya. Setelah kita berpelukan dan menangis bersama, untuk pertama kalinya aku merasa seperti kamu adalah kakak perempuan. Aku menyadari bahwa aku benar-benar dapat mengandalkan Jiyeon. Aku masih tidak bisa melupakan momen itu," pungkasnya dengan senyum nostalgia.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel