Pidato di Sidang Umum PBB, BTS Ngaku Sempat Putus Asa dan Frustrasi Karena Pandemi COVID 19

Foto: Pidato di Sidang Umum PBB, BTS Ngaku Sempat Putus Asa dan Frustrasi Karena Pandemi COVID 19 Instagram



Ini adalah kedua kalinya BTS berbicara di Sidang Umum PBB, karena sebelumnya mereka memberikan pidato pada upacara peluncuran Generasi Tak Terbatas UNICEF pada Sidang Umum PBB ke-73 pada tahun 2018.

Kanal247.com - Bangtan Boys alias BTS kembali memberikan pidato di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-75 di mana mereka mendorong semua orang yang berjuang selama pandemi COVID-19. Pada tanggal 23 September, BTS membagikan pesan harapan sebagai bagian dari pertemuan tingkat tinggi Kelompok Teman Solidaritas untuk Keamanan Kesehatan Global, yang diluncurkan oleh Korea Selatan pada tahun 2020 untuk membahas masalah keamanan kesehatan seperti COVID-19.

Kelompok Sahabat Solidaritas untuk Keamanan Kesehatan Global melibatkan 40 negara anggota PBB, dengan Korea Selatan, Denmark, Sierra Leone, Qatar, dan Kanada sebagai ketua bersama. Ini adalah kedua kalinya BTS berbicara di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, karena sebelumnya mereka memberikan pidato pada upacara peluncuran Generasi Tak Terbatas UNICEF pada Sidang Umum PBB ke-73 pada tahun 2018. Mulai tahun 2017, BTS telah bekerja sama dengan UNICEF di kampanye "Love Myself" untuk mengakhiri kekerasan terhadap pemuda.

Pidato BTS di Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa ke-75 sendiri bertujuan untuk menyampaikan pesan "Ayo hidup di dunia baru" mendorong semua orang untuk melepaskan diri dari keputusasaan dan saling mendukung dalam solidaritas yang hangat. Para member memulai dengan berbicara tentang bagaimana pandemi COVID-19 telah memengaruhi mereka, dengan tur dunia dan rencana lain dibatalkan dan dunia mereka terbatas pada kamar mereka.

Baca juga ...

"Aku mendongak dan tidak bisa melihat bintang di malam hari," kata Rap Monster. Sedangkan Jimin BTS mengatakan jika dirinya merasa pitus asa. "Semuanya berantakan. aku hanya bisa melihat ke luar jendelaku," ujarnya dan beralih dari tampil untuk penggemar di seluruh dunia ke dunianya menyusut menjadi hanya kamarnya. "Dan kemudian, teman-temanku memegang tanganku. Kami saling menghibur dan membicarakan tentang apa yang bisa kami lakukan bersama."

Sedangkan Suga menggambarkan bagaimana hidupnya menjadi sederhana untuk pertama kalinya sejak debut dan menyebutnya sebagai waktu yang tidak diinginkan tetapi berharga. Suga juga berkata bahwa dirinya terbiasa dengan dunia yang menyusut dalam sekejap. "Ketika aku sedang tur, aku berdiri di cahaya terang di tengah sorakan keras dari para penggemar, tetapi pada malam hari di kamar aku, duniaku menjadi hanya beberapa. langkah lebar. Ruangan itu sendiri kecil, tapi duniaku dan dunia kita menjangkau jauh dan luas. Di dunia ini, kami memiliki instrumen kami, telepon kami, dan penggemar kami," ungkap Suga.

Sementara itu V melanjutkan, "Tapi kali ini terasa berbeda. Rasanya lebih sepi dan lebih kecil. Aku frustrasi dan depresi, tapi aku mencatat, menulis lagu, dan memikirkan siapa aku. Aku berpikir, 'Jika aku menyerah di sini, maka aku bukanlah bintang dalam hidup aku. Inilah yang akan dilakukan oleh orang yang luar biasa'," pungkasnya.

Komentar Anda

Rekomendasi Artikel