Tae Yeon SNSD Blak-Blakan Ngaku Kehilangan Banyak Pekerjaan Akibat Pandemi COVID 19

Foto: Tae Yeon SNSD Blak-Blakan Ngaku Kehilangan Banyak Pekerjaan Akibat Pandemi COVID 19 Instagram



Tae Yeon berbicara dengan penggemar tentang pandemi yang sedang berlangsung dan pengalamannya sendiri selama menjaga jarak saat siaran langsung di akun Instagram pribadinya baru-baru ini.

Kanal247.com - Pandemi COVID 19 ini memang mempengaruhi banyak sektor karena aktifitas yang terpaksa dibatesi demi keselamatan bersama. Yang mendapatkan dampak besar dari pandemi ini salah satunya adalah industri hiburan termasuk di Korea Selatan dimana banyak konser akhirnya dibatalkan dan dialihkan secara online.

Dampak yang sama ternyata juga dialami oleh Tae Yeon yang mengungkapkan dirinya merasa seperti kehilangan pekerjaannya selama pandemi COVID 19. Hal tersebut dikatakan oleh member Girls' Generation ini saat melakukan siaran langsung di akun Instagram pribadinya baru-baru ini.

Baca juga ...

Tae Yeon berbicara dengan penggemar tentang pandemi yang sedang berlangsung dan pengalamannya sendiri selama menjaga jarak. "Aku menghidupkan ini secara langsung untuk mereka yang melakukan yang terbaik untuk tinggal di rumah dan jarak sosial. Sejujurnya, aku pikir semua orang merasakan hal yang sama. Semua orang mungkin merasa bosan, tidak berdaya, dan kehilangan orang. Bahkan tanpa virus corona, ini dunia yang sepi," kata Tae Yeon.

Tae Yeon melanjutkan perkataannya bahwa dirinya juga sedih kehilangan kesempatan untuk bertatap muka langsung dengan fans seperti biasanya. "Aku sedih karena semakin sedikit kesempatan untuk bertemu dengan kalian. Kalian dapat berkata, 'Bukankah baik bagi orang rumahan untuk tinggal di rumah?' Lebih dari sekadar menjadi orang rumahan, aku ingin menyanyi dan tampil. Peluang seperti ini menghilang. Kapan pun tampaknya virus corona akan hilang, semakin parah, dan itu membuat aku kehilangan energi," tambah mantan kekasih Baekhyun itu.

Tak hanya itu Tae Yeon bahkan blak-blakan mengatakan jika virus corona yang masih belum ditemukan vaksinnya ini membuatnya merasa kehilangan pekerjaannya. "Bukan hanya aku, tetapi mereka yang memiliki pekerjaan akan merasakan sedikit rasa kehilangan, kesia-siaan, dan kehampaan. Aku merasa seperti aku kehilangan pekerjaan karena aku bisa. Aku tidak tampil. Aku tidak bisa melakukan konser. Aku hampir menangis," pungkasnya.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel