Sebut Masalah Sepele, Kriss Hatta Kok Setuju Hukuman Pidana Perkara Kata 'Anjay'?

Foto: Sebut Masalah Sepele, Kriss Hatta Kok Setuju Hukuman Pidana Perkara Kata 'Anjay'? instagram



Kriss Hatta ikut mengomentari permasalahan kata 'anjay' yang saat ini tengah santer dijadikan pemberitaan media, menyebutkan jika perkara yang cukup sepele.

Kanal247.com - Permasalahan yang kata "anjay" yang dimulai dari konten YouTube Lutfi Agizal memang masih heboh dibicarakan. Pasalnya, Lutfi menyebutkan jika orang-orang diharap berhenti menggunakan "anjay" lantaran termasuk kata-kata kasar.

Tak cukup dengan mengungkapkan opininya di media sosial, Lutfi bahkan membawa permasalahan kata "anjay" tersebut di Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Lutfi mengaku tidak ingin generasi penerus bangsa menggunakan kata "anjay" yang bermakna tidak baik.

Sayang, Lutfi justru mendapatkan kritikan penuh dari publik. Bahkan para selebriti pun ikut memberikan komentar negatif atas tindakan Lutfi. Mereka mengaku heran lantaran Lutfi mempermasalahkan "anjay" saja mengingat banyak sekali kata-kata kasar lainnya.

Berbeda dengan rekan-rekan selebritinya, Kriss Hatta justru mengaku setuju jika perkara kata "anjay" tersebut mendapatkan sanksi hukum. Kriss menyebutkan jika hal itu diharapkan agar anak-anak kecil mendapatkan tontonan yang sesuai.

Baca juga ...

"Setuju it's oke, karena kan maksudnya supaya generasi muda kita yang anak-anak kecil ini mendapatkan tontonan-tontonan yang berkualitas," ungkap Kriss saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (1/8).

Aktor itu mengaku setuju jangan sampai kata "anjay" mudah digunakan sehingga menjadi lumrah. "Jangan sampai membuat mindset bahwa kata itu lumrah," tambah Kriss.

Meski setuju, Kriss menyebutkan bukan berarti kata "anjay" tidak bisa digunakan. Kriss menerangkan jika tetap bisa menggunakan kata tersebut namun bukan untuk dipertontonkan secara luas. Kriss sendiri pun merasa bahwa permasalahan kata "anjay" yang heboh saat ini cukup sepele.

"Sebenarnya yang dilakukan si orang ini dan KPAI ya kita boleh pakai itu tapi jangan untuk konsumsi publik, off-air, off the record itu nggak masalah. Itu yang lagi dicanangkan, ya bagus sih maksudnya tapi terlalu sepele ah," terang Kriss.

Komentar Anda

Tags

Topik Berita

Rekomendasi Artikel