Teringat Masa Lalu, Tantri Kotak Pernah di-Bully Punya Kulit Hitam dan Miskin

Foto: Teringat Masa Lalu, Tantri Kotak Pernah di-Bully Punya Kulit Hitam dan Miskin Instagram
WowKeren dan Kanal247


Nama Tantri Kotak memang sudah tidak asing di telinga masyarakat Indonesia, khususnya pecinta musik. Namun ternyata, Tantri pernah merasakan perundungan soal warna kulit dan status ekonomi.

Kanal247.com - Tantri Kotak adalah salah satu musisi yang telah sukses di Indonesia. Band Kotak pun hingga kini masih tetap eksis setelah belasan tahun berada di industri musik Tanah Air.


Baca juga ...

Namun sebelum berada di posisi sekarang, Tantri rupanya pernah merasakan titik terendah dalam hidupnya. Ia mengaku dulu pernah di-bully orang karena warna kulitnya yang gelap.

Bahkan tak hanya itu saja, ibu dua anak ini juga pernah dirundung soal status ekonominya. Kisah ini diceritakan Tantri lewat unggahan di laman akun Instagram pribadinya pada Kamis (4/6).

"Berawal dari bully! 'Dasar lo item' 'Miskin lo!'," tulis Tantri. "Kalimat itu terasa menyakitkan kalo diinget, gw korbannya. Bully dan isu RAS udh jadi bagian perjalanan hidup gw."

Tantri lantas mengaku bahwa kala itu dirinya hanya bisa menangis. Perundungan yang dialami Tantri pun menyebabkan dirinya menjadi tidak percaya diri di depan banyak orang.

"Dulu gw nangis, ga PD, ngerasa hidup tuh ga adil. Wajar! Karena gw cuma bocah ingusan yang blm kenal getirnya dunia," ucap Tantri. "Tapi ternyata proses itu yang menguatkan gw kalo kekurangan kita adalah bagian dari diri kita."

Kemudian seiring berjalannya waktu, wanita berusia 30 tahun ini sadar bahwa setiap manusia pasti memiliki kekurangan. Ia pun memilih untuk menutupi kekurangan itu dengan kelebihan yang dimilikinya.

"Semua orang pasti ada kurangnya, dan gw ngerasa kekurangan ini bisa ditutupi dengan kelebihan yang ternyata selama ini ngumpet karena sering di bully," tutur Tantri. "Disaat gw ga PD dengan kondisi yang menyudutkan, ternyata gw tau gw punya potensi untuk bisa mengeluarkan 'sesuatu' agar kekurangan itu bisa tertutupi.."

Sebagai penutup, Tantri mengajak para pengikutnya untuk tidak terlalu memikirkan kekurangan dalam diri. Sebab, Tantri beranggapan bahwa semua orang pasti memiliki kelebihannya masing-masing.

"Jangan terfokus dengan kekuranganmu, karena hidup ini sangat adil, ada kurang dan ada lebih. Si gadis berkulit hitam dan miskin itu kini sudah bangkit memiliki mental kuat saat fisik dijadikan bahan bully," tutup Tantri. "Tersenyum saat mendengar hal itu karena ternyata kelemahanku yang menguatkanku."

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel