Amber Liu Dikritik Saat Kampanyekan ‘Black Lives Matter’ di Twitter

Foto: Amber Liu Dikritik Saat Kampanyekan ‘Black Lives Matter’ di Twitter



Banyak orang di Twitter, baik di dalam maupun di luar dunia K-Pop telah mengomentari dan me-retweet beberapa tweet terbaru Amber tentang masalah kematian George Floyd dan pendiriannya di #BlackLivesMatter.

Kanal247.com - Saat ini media sosial tengah digencarkan dengan tagar #BlackLivesMatter. Diketahui, Black Lives Matter adalah gerakan hak asasi manusia internasional komunitas Afrika-Amerika yang berkampanye melawan kekerasan dan rasisme terhadap orang kulit hitam. Gerakan yang diawali sejak tahun 2013 ini kembali diserukan usai kematian seorang warga kulit hitam Amerika, yakni George Floyd.

Kejadian ini mengundang perhatian banyak orang, termasuk para idol Korea Selatan. Diketahui, beberapa idol yang telah menunjukan simpatinya atas kejadian tersebut diantaranya yakni Jay Park, Mark, Crush, Yeri Red Velvet, Eric Nam, Minzy, dan juga Amber Liu.

Sayangnya, Amber dikecam karena komentarnya saat mendukung gerakan Black Lives Matter. Dilansir dari Koreaboo pada Kamis (4/6), namanya belakangan ini banyak dicari hingga membuat ia mendudki peringkat ke- 8 di Amerika Serikat dan trending topik ke-17 di seluruh dunia.

Banyak orang di Twitter, baik di dalam maupun di luar dunia K-Pop telah mengomentari dan me-retweet beberapa tweet terbaru Amber tentang masalah kematian George Floyd dan pendiriannya di #BlackLivesMatter. Mayoritas komentar pada tweet ini bersifat menuduh dan mencela.

Baca juga ...

Hal ini bermula dari screenshot yang diposting di Twitter dari email formulir kepada anggota parlemen AS yang menunjukkan sikapnya pada tingkat hukuman yang harus diterima petugas. Itu menunjukkan bahwa pembunuhan tingkat pertama adalah tuduhan yang seharusnya diberikan.

“Untuk tweet terakhir saya, ini adalah templat dan Anda dapat mengeditnya. Ini adalah bagaimana saya memilih untuk menggunakannya. Telah menarik perhatian saya bahwa tuduhan pembunuhan tingkat pertama adalah ambisius, tetapi itulah yang saya yakini. Terima kasih atas komentar Anda & saya menghargai diskusi yang dapat kami lakukan,” kata Amber Liu. Tweet tersebut sejak itu telah dihapus.

Kritik kembali muncul karena Amber sempat membuat postingan tentang rasisme akhir tahun lalu. Komentar-komentar itu dibuat dalam sebuah video (yang juga telah dihapus) setelah penangkapan seorang pria kulit hitam dilecehkan dan kemudian ditangkap karena makan sandwich di stasiun BART (angkutan umum) dekat San Francisco.

Saya pikir dia pantas mendapatkannya. Dia menjadi sangat tidak sopan,” tulis Amber saat itu. Dia kemudian mengeluarkan pernyataan di beberapa platform media sosial untuk meminta maaf atas komentarnya tersebut.

“Saya mohon maaf. Saya melihat klip video, membuat keputusan yang bodoh, cepat, dan saya sangat kacau,” katanya. “Saya 100% tidak mendukung rasisme dan diskriminasi. Aku marah karena dia dipilih karena warna kulitnya. Ini sama sekali tidak adil dan saya sangat menyesal karena tidak melihat seluruh situasi dan langsung pada kesimpulan. Maaf telah menyakiti kalian.”

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel