Sinetron Titi Kamal ‘Muslimah’ Kena Semprit KPI Pusat, Warganet Malah ‘Pasang Badan’

Foto: Sinetron Titi Kamal ‘Muslimah’ Kena Semprit KPI Pusat, Warganet Malah ‘Pasang Badan’ instagram
WowKeren dan Kanal247


Sinetron ‘Muslimah’ yang dibintangi oleh Titi Kamal kena sanksi oleh KPI pusat karena dinilai mengandung banyak kekerasan, warganet justru beri pembelaan.

Kanal247.com - Sinetron “Muslimah” yang dibintangi oleh Titi Kamal belum lama ini mendapatkan sanksi dari KPI atau Komisi Penyiaran Indonesia. Tontonan yang juga dibintangi oleh Lucky Hakim dan Okan Cornelius ini dinilai mengandung adegan kekerasan.


Baca juga ...

Dalam unggahan di akun @kpipusat, sinetron ini kena semprit KPI karena mengandung pelanggaran kekerasan fisik hingga verbal. KPI juga menjelaskan beberapa adegan tersebut dari dialog dengan kata-kata kasar hingga adegan kecelakaan di tangga.

Berdasarkan keterangan surat teguran KPI Pusat ke ANTV, beberapa waktu lalu, disampaikan siaran “Muslimah” yang ditayangkan ANTV pada 5 April 2020 pukul 17.53 WIB didapati adegan keributan sepasang suami istri yang saling adu mulut,” isi teguran KPI pusat ini.

Selain itu terdapat adegan seorang suami menyiram air ke wajah istrinya. Pada ‘Muslimah’ tanggal 7 April 2020 pukul 17.38 WIB juga ditemukan adegan seorang wanita yang menaburkan bedak di anak tangga yang menyebabkan seorang wanita terjatuh dan tersungkur di lantai,” sambungnya.

Namun rekasi mengejutkan justru berdatangan dari netizen yang melihat postingan di atas. Pasalnya tak sedikit warganet yang pasang badan dan memberi pembelaan. Tak hanya itu, ada juga yang menyindir sinetron lain yang juga mengandung banyak kekerasan namun tak mendapatkan teguran yang sama.

Bukannya ini sinetron dulu udah pernah ditayangin juga di stasiun tv lain, baru dikomplain sekarang,” ujar akun @neng*****. “Anak langit dulu banyak brantemnya,” sahut @hafidz*****.

Bujuuggg apakabarnya acara2 uy kuy kuy yeeee...yg tiap episode ribut muluuuu...da gtu ada laki2 yg berpakaian cwe lg..omggg,” kata @rachma****. “Padahal masih banyak tayangan televisi skrg ini yg patut di tegur,” sambung akun @f4j412*****.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel