Catat Tanggalnya, Persidangan Perdana Kasus Narkoba Lucinta Luna Akan Segera Berlangsung

Foto: Catat Tanggalnya, Persidangan Perdana Kasus Narkoba Lucinta Luna Akan Segera Berlangsung instagram
WowKeren dan Kanal247


Persidangan pertama Lucinta Luna atas kasus narkoba yang tengah menimpanya akan segera dilaksanakan dalam beberapa hari kedepan. Ini tanggal yang direncanakan.

Kanal247.com - Nama Lucinta Luna memang tak pernah lepas dari kontroversi yang melingkupinya. Mulai dari isu transgender hingga ditangkap karena narkoba, Lucinta sontak kerap mendapatkan sorotan.


Baca juga ...

Lucinta saat ini diketahui tengah ditahan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur karena positif telah mengonsumsi obat-obatan terlarang. Lucinta diketahui diamankan oleh pihak berwajib dengan beberapa orang di sebuah apartemen pada Februari lalu.

Pada akhir April, penyidik pun sempat mengungkapkan jika berkas-berkas prosesi hukum Lucinta telah dilimpahkan di kejaksaan. Sehingga, tidak membutuhkan waktu lama untuk Lucinta masuk dalam tahap persidangan atas kasus narkoba yang menyeret namanya.

"Kejaksaan telah menerima semua kelengkapan dari administrasi penyidikan dan artis LL berikut tersangka lainnya IF alias FLO dan juga VS sudah dilimpahkan ke pihak kejaksaan," terang Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Ronaldo Maradona Siregar kala itu.

Setelah hampir 1 bulan lamanya, perkembangan kasus Lucinta akhirnya mucul. Lucinta dikabarkan akan melaksanakan persidangan perdananya pada 27 Mei mendatang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat.

"Sidang LL (akan digelar) pada Rabu, 27 Mei 2020," ucap juru bicara Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Eko Ariyanto membenarkan, seperti yang dikutip dari laman detikHot.

Sistem persidangan Lucinta tersebut masih tidak dapat dipastikan kejelasannya. Pasalnya, saat ini tengah terjadi pandemi virus corona. Kemungkinan besar persidangan Lucinta tersebut akan digelar secara daring. Agenda sidang perdana Lucinta yakni pembacaan dakwaan oleh jaksa penuntut umum.

Lucinta sendiri juga sempat mengungkapkan rasa cemas lantaran harus berada di balik jeruji besi ketika pandemi virus corona berlangsung. Pasalnya, dalam satu sel terdapat lebih dari 10 orang.

"Siapa yang nggak worry di lapas itu. Makannya, mereka tidur berdekatan. Kemarin pemerintah mengeluarkan berapa ribu itu buat mengurangi kondisi lapas," kata Milano Lubis, kuasa hukum Lucinta.

"Kalau tidur 15 orang satu sel harusnya, tapi diisi 40 kan rentan. Kan bahaya banget, sementara kita aja ada PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) itu. Satu orang aja kena pasti kan kena semua," ucap Milano. "Apa (nular dari) yang jenguk, apa gimana terus nyebar di lapas kan bahaya," lanjutnya kemudian.

Komentar Anda

Tags

Topik Berita

Rekomendasi Artikel