Yang Hyun Suk Dituntut Karena Ancam Informan Terkait Kasus B.I

Foto: Yang Hyun Suk Dituntut Karena Ancam Informan Terkait Kasus B.I
WowKeren dan Kanal247


Tahun 2019 lalu memang merupakan tahun terberat bagi YG Entertainment. Pasalnya, sebelum terungkapnya kasus B.I, terdapat pula kasus Burning Sun Seungri yang menghebohkan Korea Selatan.

Kanal247.com - B.I dikabarkan terlibat dalam kasus narkoba pada tahun 2019 lalu. Mantan member iKON tersebut diduga sempat membeli narkoba pada tahun 2016 lalu. Kasus tersebut menyebabkan mantan bos YG Entertainment, yakni Yang Hyun Suk ikut terseret.


Baca juga ...

Hal ini karena Yang Hyun Suk dikabarkan karena campur tangan dalam penyelidikan tentang dugaan investigasi pembelian obat terlarang oleh B.I. Baru-baru ini, laporan tersebut diteruskan ke jaksa penuntut dengan rekomendasi untuk dakwaan dari polisi.

Tim investigasi regional Kantor Polisi Provinsi Gyeonggi Nambu berbagi bahwa mereka meneruskan Yang Hyun Suk, yang diduga mengancam informan (selanjutnya disebut "A"), ke kejaksaan dengan rekomendasi untuk dakwaan. Empat lainnya, termasuk seorang karyawan YG yang terlibat dalam proses pemerasan "A" juga diserahkan kepada penuntut.

Yang Hyun Suk diduga membujuk dan mengancam "A" untuk membalikkan pernyataan mereka serta mencegah polisi untuk menyelidiki tuduhan terhadap B.I. Yang Hyun Suk secara konsisten membantah tuduhan selama penyelidikan polisi, tetapi polisi mengakui tuduhannya berdasarkan konsistensi pernyataan oleh "A" dan pernyataan oleh saksi lain.

September lalu, B.I diinterogasi oleh polisi mengenai tuduhan bahwa ia membeli ganja dari seorang kenalan pada tahun 2016 dan menggunakannya, dan ia mengakui beberapa kecurigaan. Namun, pada 27 Februari lalu mantan leader iKON tersebut dilaporkan bahwa tes narkobanya menyatakan hasil yang negatif.

Tahun 2019 lalu memang merupakan tahun terberat bagi YG Entertainment. Pasalnya, sebelum terungkapnya kasus B.I, terdapat pula kasus Burning Sun Seungri yang menghebohkan Korea Selatan. Meski begitu, kasus kejahatan yang dilakukan di klub malam tersebut hingga kini belum juga selesai di pengadilan.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel