‘Flash’ X1 Melesat Naik ke Top 100 Chart Melon

Foto: ‘Flash’ X1 Melesat Naik ke Top 100 Chart Melon



Title track album pertama dan terakhir mereka, yakni ‘Flash’ berhasil mencapai Top 100 di chart Melon. Ini berarti lagu tersebut telah melesat naik sebanyak ratusan peringkat dalam waktu kurang dari 24 jam.

Kanal247.com - X1 telah bubar pada awal Januari lalu. Hal ini karena adanya konflik manipulasi voting ajang “Produce 101” yang dilakukan oleh sang produser. Meski belum terbukti jika ajang survival musim terakhir yang mendebutkan X1 tersebut merupakan hasil manipulasi, namun agensi para idol memutuskan untuk membubarkan grup yang baru seumur jagung itu.

Namun, hal tersebut tak membuat grup yang baru debut pada 27 Agustus ini terlupakan. Apalagi, baru-baru ini dikabarkan bahwa title track album pertama dan terakhir mereka, yakni “Flash” berhasil mencapai Top 100 di chart Melon. Ini berarti lagu tersebut telah melesat naik lebih dari 900 peringkat dalam waktu kurang dari 24 jam.

Dilansir dari Kstarlive pada Jumat (10/4), pada Kamis (9/4) kemarin pukul 1 pagi waktu Korea Selatan, “Flash” berhasil menduduki posisi ke-97 pada grafik real-time Top 100 Melon. Padahal, sehari sebelumnya title track album “Emergency: Quantum Leap” ini bahkan tidak masuk dalam kategori Top 1000.



‘Flash’ X1 Melesat Naik ke Top 100 Chart Melon

Kstarlive

Sementara itu, para ONE IT (fandom X1) diketahui tak terima grup yang baru debut tersebut dibubarkan. Bahkan pada 22 Januari lalu, sebanyak 800 orang ONE IT yang berada di Korea Selatan melakukan demonstrasi di depan gedung CJ ENM, Sangan-dong, Seoul. Mereka menuntut agar para member X1 kembali digabungkan.

Sayangnya, permintaan mereka itu tak kunjung digubris oleh pihak CJ ENM maupun masing-masing agensi para mantan member X1. Bahkan, saat ini kesebelas idol mantan member grup tersebut telah meniti karirnya di agensi masing-masing.

Oleh karena itu, pada 22 Februari lalu, ONE IT yang berada di Korea Selatan berencana untuk kembali melakukan aksi demonstrasi. Namun, rencana tersebut terpaksa dibatalkan. Hal ini karena pada 21 Februari kemarin, kota Seoul telah meminta para warganya untuk menahan diri dari mengadakan pertemuan kelompok dalam jumlah besar untuk sementara waktu guna mencegah penyebaran virus corona.

Komentar Anda

Tags

x1

Rekomendasi Artikel