Terjawab, Hasil Autopsi Jenazah Lina Mantan Istri Sule Akhirnya Diungkap Pihak Kepolisian

Foto: Terjawab, Hasil Autopsi Jenazah Lina Mantan Istri Sule Akhirnya Diungkap Pihak Kepolisian instagram



Misteri yang menyelimuti kematian Lina mantan istri Sule akhirnya terjawab lewat keterangan langsung dari pihak kepolisian. Benarkah ibu Rizky Febian murni meninggal karena sakit atau ada unsur tindakan pidana?

Kanal247.com - Jawaban yang telah ditunggu-tunggu publik akhirnya muncul ke permukaan. Misteri kematian Lina mantan istri komedian Sule kini terjawab sudah lewat hasil otopsi jenazah yang dirilis oleh pihak berwajib.

Seperti yang diketahui bahwa sebelumnya kabar Lina meninggal dunia begitu menggemparkan publik. Hal ini lantaran kematiannya yang terkesan mendadak hingga tak diketahuinya riwayat penyakit Lina.

Lantaran hal itu lah pihak keluarga meminta agar jenazah mendiang Lina kembali diperiksa lewat autopsi. Lantas bagaimanakah hasil dari pemeriksaan dari pihak kepolisian tersebut?

Hari ini, Jumat (31/1), kepolisian secara resmi merilis hasil autopsi dari jenazah Lina. Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso menjelaskan bahwa tidak ditemukannya tidak pidana berupa tanda-tanda kekerasan di tubuh mantan istri Sule tersebut.

Baca juga ...

Erlangga menegaskan jika Lina meninggal dunia murni lantaran sakit dan tidak ada unsur tindakan pidana seperti kekerasan. Tak hanya itu terungkap juga penyakit yang diderita ibu Rizky Febian ini yang ternyata adalah hipertensi tinggi.

“Dari hasil visum didapat keterangan kondisi jenazah dalam keadaan membusuk dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ungkap Erlangga dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Mapolrestabes Bandung, Jawa Barat. “Pada pemeriksaan organ dalam ditemukan adanya gambaran penyakit darah tinggi kronis, hipertensi, batu saluran empedu,” sambungnya.

Erlangga pun kembali memberikan kesimpulan atas proses pemeriksaan autopsi tersebut. Berdasarkan hasil Puslabfor, Lina rupanya juga mengalami pembesaran pada organ jantung selain menderita batu empedu.

“Sebagai kesimpulan bahwa peristiwa yang dilaporkan bukan peristiwa tindak pidana,” papar Saptono Erlangga Waskitoroso. “Kemudian adanya luka pada selaput lendir lambung. Adanya batu empedu pada saluran empedu kemudian adanya pembesaran pada organ jantung.”

Sekadar informasi, Lina menghembuskan napas terakhirnya pada tanggal 4 Januari 2020 lalu. Kala itu tanda tanya besar menyelimuti kepergiannya. Atas laporan polisi yang dibuat oleh putra Lina yakni Rizky Febian, pihak kepolisian tak hanya melakukan autopsi jenazah namun juga meminta keterangan dari 17 orang saksi serta melakukan olah TKP di kediaman Lina.

Komentar Anda

Tags

Topik Berita

Rekomendasi Artikel