Dispatch Rilis Cara PD Ahn Joon Young Lakukan Manipulasi Peringkat Trainee di 'Produce'

Foto: Dispatch Rilis Cara PD Ahn Joon Young Lakukan Manipulasi Peringkat Trainee di 'Produce' Naver



Dipastch pada Kamis (6/12) baru saja merilis detail manipulasi yang dilakukan PD Ahan Joon Young pada setiap seri 'Produce'. Di Akhir laporan, media tersebut menuliskan kepada masyarakat agar tak menyalahkan member.

Kanal247.com - Dipastch pada Kamis (6/12) baru saja merilis detail manipulasi yang dilakukan PD Ahan Joon Young pada setiap seri ''Produce''. Kejaksaan bahkan mengungkap bahwa semua member X1, IZ*ONE dan 1 member Wanna One debut karena manipulasi voting yang dilakukan oleh PD Ahn Joon Young dan CP Kim Yong Bum.

Laporan pun ditutup oleh dispatch dengan menuliskan pesan kepada masyarakat akan menyalahkan pelaku yang sebenarnya dan bukan para member. Para member dari grup tersebut merupakan korban dari kejahatan orang-orang dewasa yang bersembunyi dibalik nama mereka. "Para pelaku bisa dihukum, tapi tidak ada cara nyata untuk membantu menyelamatkan para korban. Yang bisa kita lakukan sekarang adalah memberikan pelukan pada trainee yang muncul di seri "Produce". Kalian tidak bisa melemparkan batu kepada member mana pun. Mereka tidak mengambil kesempatan dari orang lain. Mereka semua adalah korban".

"Produce 101" Season 1: IOI. PD Ahn Joon Young memanipulasi peringkat dua orang trainee selama ronde pertama eliminasi yang memotong 101 trainee menjadi 61 di ruang konferensi CJ Entertainment pada 12 Februari 2016. Trainee A dan B, pada awalnya berada di Top 61 menurut hasil voting penonton ditukar posisinya dengan trainee C dan D yang jelas tak masuk pada peringkat 61 besar. Sedangkan trainee A dan B tereleminasi dengan cara yang tidak adil.

Baca juga ...

Berikutnya "Produce 101" Season 2: Wanna One. PD Ahn Joon Young memanipulasi peringkat dari satu trainee di ruang konferensi CJ Entertainment pada Mei 2017. Trainee E yang masuk ke daftar Top 60 menurut hasil voting justru tereliminasi. Trainee F yang gagal masuk babak 60 besar dipilih menggantikan trainee E. Kim Yong Bum juga memanipulasi peringkat dari 1 trainee. Saat eliminasi dari 20 ke 11 trainee, Kim Yong Bum memanipulasi hasil voting pesan teks langsung yang digelar pada 26 Juni 2017. Bahkan Trainee G yang seharusnya debut dalam grup Wanna One berdasarkan hasil voting pesan teks langsung justru disingkirkan dari Top 11. Sebagai gantinya trainee "H" yang gagal masuk Top 11 justru dipilih masuk dalam grup.

Kemudian "Produce 48": IZ*ONE. Keputusan itu dibuat untuk sebelum memilih 12 anggota yang akan debut sebagai IZ*ONE tanpa memperhatikan hasil pemilihan online, dan mengecualikan trainee yang dianggap Ahn Joon Young dan Kim Yong Bum tidak cocok dengan konsep penyiaran dan promosi mereka. Ahn Joon Young dan Kim Yong Bum bertemu di ruang konferensi di CJ ENM pada 2 Agustus 2018 untuk memutuskan 12 anggota yang akan debut sebagai IZ*ONE.

Dan yang terakhir "Produce X 101": X1. Saat babak pertama eliminasi dari 101 trainee menuju 60 besar, posisi trainee I yang berada di Top 60 ditukar dengan trainee J yang harusnya tereliminasi. Di babak ketiga eliminasi dari 30 menuju 20 besar, posisi trainee K dan L yang berada di Top 20 ditukar dengan trainee M dan N yang harusnya tereleminasi.

Saat ronde final eliminasi dari 20 ke 11 besar, PD Ahn Joon Young dan Kim Yong Bum yang sejak awal sudah memilih 11 trainee sesuai keinginan mereka untuk debut dalam grup X1, membuat keseluruhan voting tidak berguna. Sebanyak 1.747.877 produser nasional mengirimkan total 1.933.832 suara dan CJ Entertainment mendapat 88 juta won keuntungan.

Komentar Anda

Tags

Topik Berita

Rekomendasi Artikel