Masih Kibarkan ‘Bendera Perang’, Atalarik Syah Ajukan Syarat Jika Tsania Marwa Ingin Damai

Foto: Masih Kibarkan ‘Bendera Perang’, Atalarik Syah Ajukan Syarat Jika Tsania Marwa Ingin Damai instagram
WowKeren dan Kanal247


Konflik Atalarik Syah dan Tsania Marwa ternyata memasuki jilid dua setelah hakim ‘ketuk palu’ atas sidang sengketa hak asuh anak, rupanya hal ini yang masih dipermasalahkan.

Kanal247.com - Perseteruan yang terjadi antara Atalarik Syah dan Tsania Marwa rupanya belum juga usai. Setelah hakim “ketuk palu” dan memutuskan hak asuh anak jatuh di tangan keduanya, Atalarik dan Tsania justru masih terlibat konflik hingga saat ini.


Baca juga ...

Drama perceraian yang terjadi rupanya tak hanya berakhir dengan saling berebut hak asuh anak. Konflik keduanya terus menjalar ke beberapa masalah lainnya. Salah satunya yang disebut-sebut oleh Atalarik sebagai alasan dirinya tak bisa berdamai dengan sang mantan istri.

Atalarik nampaknya hingga saat ini masih mengibarkan "bendera peperangan" dengan sang mantan istri. Pasalnya ia terang-terangan mengaku tak bisa damai dengan Tsania lantaran merasa telah banyak difitnah.

“Terus terang ya saya dan Tsania Marwa enggak bisa damai,” tandas Atalarik Syah di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (24/9). "Dalam arti kata, Marwa tidak punya iktikad baik, terutama dalam laporan polisi yang semua fitnah."

Atalarik rupanya menginginkan permohonan maaf terbuka dari Tsania Marwa. Nampaknya ia masih belum bisa menerima pernyataan sang mantan istri terkait kabar penganiayaan.

“Dan dia harus bilang di media dia berbuat fitnah ke keluarga saya. Tidak ada penganiayaan, itu benar-benar. Saya mengejar ke arah sana,” sambungnya. “Tidak di-clear up. Saya menuntut permohonan maaf dia di seluruh media.”

Permohonan maaf tersebut nampaknya menjadi syarat utama yang diberikan oleh Atalarik jika Tsania berniat untuk mengajak damai. Menurutnya hal tersebut dapat menunjukkan sebuah iktikad baik dari sang mantan istri.

“Saya menuntut permohonan maaf dia di seluruh media. Baru saya anggap satu iktikad baik yang berjalan,” tegas Atalarik lagi. “Banyak iktikad baik yang harus dia jalankan untuk menuju perdamaian. Karena manusia enggak bisa bertepuk sebelah tangan ya.Saya sudah di sini (menunjukkan telapak tangan kanan tanda bermaafan) tadinya, tapi dia yang enggak ke sini-sini (ada itikad baik) gitu loh."

Mengingat kembali, sebelumnya Atalarik dan Tsania terlibat konflik panas selama berjuang memperebutkan hak asuh anak. Sampai pada akhirnya hakim memutuskan buah hati mereka jatuh di tangan kedua orangtuanya. Atalarik atas putra pertama, sedang Tsania atas putri mereka.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel