Tanggapi Konflik Hotman dan Farhat, Fairuz A. Rafiq Prihatin Artis Sensasional Diberi Panggung

Foto: Tanggapi Konflik Hotman dan Farhat, Fairuz A. Rafiq  Prihatin Artis Sensasional Diberi Panggung Instagram
WowKeren dan Kanal247


Bukan karena pengacaranya di kasus vlog 'ikan asin', Fairuz A. Rafiq memilih Hotman Paris Hutapea lantaran alasan ini hingga menyalahkan pihak tertentu yang membuat masalah melebar.

Kanal247.com - Fairuz A. Rafiq menggaet Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukumnya dalam kasus vlog "ikan asin" yang menetapkan Galih Ginanjar eks suami, Rey Utami dan Pablo Benua menjadi tersangka. Namun permasalahan tersebut rupanya melebar dengan perseteruan antar pengacara, yakni Hotman dan Farhat Abbas.


Baca juga ...

Farhat Abbas sendiri sempat menjadi pengacara Pablo dan Rey. Konflik antara Hotman dan Farhat tak lagi soal sindiran di media sosial, melainkan juga saling lapor ke polisi di Polda Metro Jaya. Terkait hal itu, Fairuz pun ikut menanggapi. Bukan bermaksud membela Hotman, namun istri Sonny Septian ini menyalahkan pihak yang dianggap sengaja memperkeruh suasana.

"Saya bukannya membela Bang Hotman karena dia pengacara saya ya. Kemarin sempat bertemu di sebuah mall tanpa sengaja, Bang Hotman bilang baru membuat laporan," kata Fairuz ketika ditemui di bilangan Darmawangsa, Jakarta Selatan belum lama ini. "Yang harus disalahin ya mereka yang membuat masalah jadi semakin melebar ya."

Perihal siapa yang lebih dipercaya antara dua pengacara sedang berseteru itu, ibu dua anak ini mengaku memilih Hotman. Menurut Fairuz, Hotman merupakan seorang pengacara yang prestasinya di bidang hukum sudah tidak diragukan lagi.

"Kalau saya sih lebih percaya yang sudah punya prestasi ya di bidang hukum," ujar putri mendiang A. Rafiq ini. "Bang Hotman sudah terbukti berprestasi menjadi pengacara selama ini."

Sementara di sisi lain, Fairuz turut berkomentar perihal artis sensasional. Ia menyayangkan kepada media lantaran malah memberikan panggung kepada artis yang naik daun gara-gara membuat sensasi untuk menarik perhatian publik.

"Media seharusnya tidak memberi tempat untuk artis yang suka bikin sensasi tapi enggak punya prestasi," tutur Fairuz. "Jangan sampai anak kita nanti bilang jadi artis itu gampang, tinggal pukulin orang terus disorot media jadi terkenal."

Fairuz lantas memberikan contoh seperti almarhum ayahnya yang berjuang keras demi menjadi seorang artis hingga mampu mempertahankan kepopulerannya. Wanita 33 tahun ini mengatakan jika dulu seseorang dianggap sebagai artis ketika sudah memiliki prestasi bagus maupun karya.

"Ayah aku dulu susah sekali prosesnya jadi artis," pungkas Fairuz. "Ayah rekaman ada gangguan sedikit saja, harus diulang dari awal."

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel

Loading...