'Running Man' Tuai Kritikan Usai Dianggap Bikin Lelucon Soal Kematian Seorang Aktivis Korea

Foto: 'Running Man' Tuai Kritikan Usai Dianggap Bikin Lelucon Soal Kematian Seorang Aktivis Korea Instagram
WowKeren dan Kanal247


Acara variety show milik SBS 'Running Man' menuai kritikan saat dianggap menjadikan kematian seorang aktivis Korea sebagai lelucon dalam episode terbarunya belum lama ini.

Kanal247.com - Acara "Running Man" yang ditayangkan di stasiun TV SBS hingga saat ini masih menjadi acara populer. Dalam episode terbarunya, aktris cantik Jeon So Min ikut menjadi bintang tamu dan bersama Lee Kwang Soo dkk memainkan sebuah permainan seru.


Baca juga ...

Bersama semua member "Running Man", Jeon So Min menaiki sebuah mobil untuk menuju lokasi yang sudah ditentukan. Saat perjalanan mereka memainkan permainan dengan dadu dan mencari pemenang bedasarkan angka dadu tertinggi.

Hasilnya Jeon So Min kemudian satu kelompok dengan Lee Kwang Soo. Hal tersebut membuat yang lain bertanya apakah mereka sengaja memusatkan semua batangan emas di bawah satu nomor. Jeon So Min membantahnya karena itu termasuk curang namun yang lain tetap keukeuh bahwa mereka melakukan hal itu.

"Aku pikir mereka menepatkan semuanya di satu nomor," ujar Kim Jong Kook yang membuat Jeon So Mi yang saat itu sedang minum langsung tersendak. Kemudian ada caption di layar berbunyi "Dia 'mengetuk' nomor satu dan membuatnya tersendak seperti 'ugh'".

Kata dalam caption-nya itulah yang kemudian membuat kontroversi karena dianggap menghina kematian seorang aktivis Korea bernama Park Jong Chul di tahun 1987 silam. Kala itu, Park Jong Chul disiksa oleh polisi menggunakan air dan listrik yang menyebabkan kematiannya.

Photo-INFO
Running Man

Polisi menemukan Park Yong Chul terjatuh dan meninggal usai mereka mengetuk meja dan Park Yong Chul mengatakan "Ugh". Tim "Running Man" pun mendapat kritikan karena dianggap menjadikan referensi kejadian tersebut sebagai bahan lelucon.

Tak ingin masalah berlarut-larut, tim produksi pun segera memberikan pernyataan maafnya. "Kami hanya menggunakannya sebagai sindiran dan tak bermaksud menyinggung kejadian itu. Jika ini membuat penonton tidak nyaman, mulai sekarang kami akan lebih berhati-hati lagi," bunyi pernyataan maaf dari "Running Man".

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel

Loading...