Dimas Beck Bertemu Anak-Anak Pengidap HIV/AIDS, Netter: Sudah Ganteng Baik Pula!

Foto: Dimas Beck Bertemu Anak-Anak Pengidap HIV/AIDS, Netter: Sudah Ganteng Baik Pula! Instagram



Mulai rajin mengunggah video di kanal YouTube pribadi, Dimas Beck mendapatkan pujian dari netter ramai-ramai lantaran membagikan pengalamannya saat bertemu anak-anak pengidap HIV/AIDS.

Kanal247.com - Memutuskan untuk bergelut di dunia YouTube bukanlah perkara yang mudah. Menjadi selebriti tak membuat para subscriber akan dengan cepat berdatangan. Pasalnya yang dilihat netter dari YouTuber adalah konten-konten menarik yang diabadikan di kanal mereka.

Dimas Beck menjadi salah satu selebriti yang akhirnya memutuskan untuk menjajal dunia YouTube. Dimas akhirnya membuka kanal pribadi yang dinamai "DimBeck Channel" mengikuti jejak sahabatnya Raffi Ahmad. Setelah sebelumnya membagikan konten makan bersama dengan artis, kali ini Dimas menyuguhkan hal yang berbeda.

Pada video yang dibagikan Selasa (23/4), Dimas membagikan pengalamannya ketika mengunjungi salah satu tempat sosial di Solo, Jawa Tengah. Tempat tersebut diberi nama "Rumah Lentera" yang menampung anak-anak pengidap HIV/AIDS yang ditelantarkan oleh orangtua mereka sendiri.

Dalam video tersebut Dimas bercengkrama dengan pengurus rumah lentera bernama Puger. Personel Bukan Bintang Biasa itu menerangkan jika Puger sedang menggalang dana untuk membangun sekolah untuk anak-anak penderita HIV/AIDS di Rumah Lentera.

"Hari ini saya sedang berada di Solo tepatnya di rumah lentera," ungkap Dimas. "Di sini kita akan ketemu Pak Puger yang sedang menggalang dana untuk membangun sekolah."

Dimas menceritakan bahwa anak-anak yang berada di Rumah Lentera kerap mendapatkan diskriminasi sehingga tidak bisa bersekolah. Bahkan anak-anak penderita HIV/AIDS yang dirawat Puger sampai dikeluarkan dari sekolah.

Baca juga ...

Hal tersebut membuat Dimas mengajak masyarakat untuk berpikiran terbuka. Menurut Dimas anak-anak pengidap HIV/AIDS tidak layak mendapatkan diskriminasi. Justru anak-anak tersebut harus dibantu agar mendapatkan pendidikan yang serupa seperti teman sebayanya. Tak lupa ia mengajak netter ikut berdonasi demi memberikan tempat tinggal dan sekolah yang layak untuk anak-anak di Rumah Lentera.

"Anak HIV/AIDS yang dirawat pak Puger ternyata sering mendapatkan diskriminasi. Bahkan 14 anak dikeluarkan dari sekolahnya," ungkap Dimas. "Anak-anak dengan HIV/AIDS tidak layak untuk didiskriminasi, justru kita harus membantu mereka agar anak-anak ini bisa sekolah dan mendapatkan pendidikan yang sama seperti anak-anak lainnya. Aku mau mengajak kamu untuk membantu perjuangan Pak Puger membangun tempat yang bagus dan layak untuk anak-anak ini."

Video berdurasi 5 menit itu sontak membuat netter terharu. Netter menyebutkan bahwa video yang diunggah oleh Dimas sangat menginspirasi, khususnya bagi orang-orang yang tidak memahami tentang HIV/AIDS. Netter memuji perbuatan baik pria berusia 30 tahun itu sebanding dengan wajahnya yang tampan.

"Baik rupa, baik pula tutur kata dan hatinya tetap menebar kebaikan kak dimas, semoga kebaikannya berbuah hal yg baik juga buat kak dimas," tulis salah seorang netter. "Alhamdulillah masih banyak orang baik di dunia ini... Trus sebarkan kebaikan jangan sampai lelah... Mantul kadims ," sambung netter lainnya. "

"Terima kasih kak dimas untuk kontennya. Semoga dengan konten ini makin banyak orang yang mau peduli pada anak2 yang terkena hiv aids. Ingat, mereka terkena hiv aids bukan karena keinginan mereka. Jadi jangan jauhi mereka," ungkap netter. "Semoga jadi inspirasi untuk semua yang nonton yah bang dan semoga bisa membuka jalan para untuk para relawan dan para donatur sehingga sekolahnya bisa jalan terus.karena semua anak di indonesia punya hak untuk mengenyam pendidikan yang layak semangat bang ," pungkas netter lainnya.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel