Nasi Uduk hingga Sereal, Ini 7 Menu yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi saat Sarapan

Foto: Nasi Uduk hingga Sereal, Ini 7 Menu yang Sebaiknya Tidak Dikonsumsi saat Sarapan
WowKeren dan Kanal247


Berbicara soal sarapan, kira-kira apa menu favorit kalian? Apa kalian tahu mungkin menu favorit kalian ternyata tidak baik dikonsumsi?

Kanal247.com - Sarapan merupakan salah satu kegiatan pagi yang seharusnya tidak dilupakan. Banyak orang yang melupakan sarapan lantaran harus berangkat ke kantor. Padahal manfaatnya sangat besar untuk tubuh, lho.

Baca juga ...


Manfaat pertama sarapan adalah mengontrol berat badan. Nah, bagi yang diet, jangan sampai melewatkan makan pagi, ya. Hal ini mencegah kalian untuk makan sebanyak mungkin saat jam makan siang. Selain itu, sarapan juga dapat meningkatkan konsentrasi, menjaga metabolisme tubuh, mencegah gangguan kecemasan dan masih banyak lagi.

Berbicara soal sarapan, kira-kira apa menu favorit kalian? Lontong sayur? Nasi Uduk? Atau yang sederhana seperti sereal dan roti panggang? Tahukah kalian bahwa menu tersebut sebenarnya tidak baik dikonsumsi saat sarapan?

Nah, untuk lebih jelas, berikut terdapat 7 makanan yang harus dihindari saat sarapan. Simak di bawah ini.

1. Hindari Konsumsi Nasi Uduk saat Sarapan

Hindari Konsumsi Nasi Uduk saat Sarapan

Menu sarapan yang populer banget di kalangan masyarakat Indonesia adalah nasi uduk. Makanan ini sangat nikmat dan mengenyangkan. Namun, kandungan di dalamnya dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh kita.

Saat sarapan, kita dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dengan gizi lengkap dan seimbang. Sementara nasi uduk yang disajikan dengan bihun goreng, sambal goreng kentang lalu ditambah gorengan mengandung karbohidrat yang sangat banyak. Selain itu, gorengan yang kalian konsumsi biasanya tinggi lemak karena mengandung banyak minyak.

2. Lontong Sayur dengan Santan yang Tidak Sehat

Lontong Sayur dengan Santan yang Tidak Sehat

Sarapan favorit masyarakat Indonesia lainnya adalah lontong sayur. Kuliner satu ini mengandung santan. Perlu diketahui bahwa santan segar baik untuk kesehatan karena mengandung lemak sehat yang bermanfaat untuk kekebalan tubuh dan perkembangan otak. Namun, tidak untuk santan yang telah dipanaskan berulang kali. Lemak baik di dalamnya akan berubah menjadi lemak jahat.

Pakar kesehatan Mehmet Oz, MD dan Michael Roizen, MD, mengatakan efek buruk lemak jahat pada santan dapat menyumbat arteri, peradangan, depresi hingga penuaan otak. Selain itu, sayuran yang direbut terlalu lama saat pembuatan lontong sayur akan membuat asupan nutrisi di dalamnya akan berkurang sehingga tidak akan mendapatkan kebaikan manfaat dengan optimal.

3. Jus buah yang Dikonsumsi Tanpa Makanan Lain

Jus buah yang Dikonsumsi Tanpa Makanan Lain

Jus buah menjadi pilihan segar untuk disantap pagi hari. Hanya saja, jus buah sebaiknya dikonsumsi dengan makanan lain. apalagi jika kalian membeli jus buah dalam kemasan yang sudah ditambahkan gula, pewarna, pengawet dan bahan pangan lainnya.

Kebanyakan jus hanya mengandung karbohidrat dan gula saja. Makanan tersebut hanya akan membuat kalian cepat lapar sebelum waktu makan siang. Akibatnya, kalian senderung memilih mengonsumsi camilan tinggi gula dan tinggi lemak. Sebaiknya, kalian mengonsumsi jus buah yang mengandung banyak serat. Selain itu, kombinasikan jus buah dengan makanan sumber protein.

4. Sereal Mengandung Kadar Gula yang Tinggi

Sereal Mengandung Kadar Gula yang Tinggi

Biasanya saat sarapan, seseorang menginginkan makanan yang tidak membutuhkan waktu lama untuk membuatnya. Sereal mungkin jadi pilihan yang tepat. Namun, sereal mengandung kadar gula yang tinggi, serta serat dan protein yang rendah. Hal ini membuat orang yang mengonsumsinya mudah mengantuk dan cepat lapar.

Sebaiknya, kalian memilih sereal yang mengandung 3 gram serat dalam setiap takaran sajinya. Jangan mencampurkan sereal dengan susu kental manis. Gunakan susu biasa atau lebih baik lagi yang rendah lemak.

5. Pisang Saat Sarapan? Coba Pikir-Pikir Lagi

Pisang Saat Sarapan? Coba Pikir-Pikir Lagi

Pisang merupakan makanan yang dianggap mengenyangkan. Fakta tersebut benar adanya. Namun, jika dikonsumsi untuk sarapan, pisang malah kurang baik untuk tubuh. Kandungan gula tinggi dalam pisang dapat mengganggu metabolisme, lho.

Tak hanya itu, jika kalian mengonsumsi pisang dalam keadaan perut kosong, gizi di dalamnya akan hilang. Maka dari itu, pisang lebih baik jika dikonsumsi setelah makanan berat. Namun, kalian maish bisa mengonsumsi pisang ketika sarapan jika dibarengi dengan makanan lain seperti roti gandum, kacang almond, oatmeal dan plain yogurt.

6. Pancake dengan Sirup Maple Tidak Baik untuk Sarapan

Pancake dengan Sirup Maple Tidak Baik untuk Sarapan

Pancake untuk sarapan mungkin bukan menu populer di Indonesia. Pancake merupakan makanan yang terbuat dari tepung, gula, telur dan susu. Mengawali hari dengan makanan tersebut sepertinya bukan ide yang bagus. Kalori yang terkandung di dalamnya sangat lah tinggi.

Ditambah dengan sirup maple yang ternyata terbuat dari sirup jagung dengan kandungan fruktosa tinggi. Kandungan tersebut dapat meningkatkan peradangan yang mendorong resistensi insulin yang akhirnya dapat menyebabkan diabetes tingkat 2.

7. Hindari Konsumsi Roti Panggang dan Mentega

Hindari Konsumsi Roti Panggang dan Mentega

Mengonsumsi roti gandum saat sarapan juga sangat menghemat waktu kalian. Namun, menambahkan mentega sebelum roti dipanggang sebaiknya dihindari. Kandungan lemak sintetis pada mentega dapat memicu munculnya naiknya kadar kolesterol pada tubuh. Mentega dan roti juga dapat memicu munculnya penyakit jantung dan diabetes.

Komentar Anda

Rekomendasi Artikel

Loading...