Waspada, Ketahui 7 Penyakit Mematikan yang Disebabkan oleh Asap Rokok

Foto: Waspada, Ketahui 7 Penyakit Mematikan yang Disebabkan oleh Asap Rokok Shutterstock
WowKeren dan Kanal247


Rokok sendiri berbahaya karena memiliki lebih dari 4000 bahan kimia di dalamnya. Ini 7 penyakit yang dapat ditimbulkan.

Kanal247.com - Merokok merupakan suatu kebiasaan buruk yang wajib ditinggalkan. Namun, pada masa sekaran ini tidak mungkin untuk menghindari asap rokok jika sedang berada di tempat umum. Seperti diketahui, rokok sudah menjadi gaya hidup sebagian orang.

Baca juga ...


Rokok sendiri berbahaya karena memiliki lebih dari 4000 bahan kimia di dalamnya. Setidaknya, terdapat 60 dari bahan kimia tersebut yang mampu menyebabkan kanker, lho. Sebut saja karbon monoksida, tar, gas oksidan, benzene dan masih banyak lagi yang terdapat dalam rokok.

Gangguan kesehatan yang terjadi akibat merokok atau sering terpapar asapnya juga beragam, tidak hanya meliputi organ pernapasan. Namun juga jantung bahkan pencernaan, lho.

Berikut 7 penyakit yang disebabkan karena merokok. Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Merokok akan Menyebabkan Kanker Paru-Paru

Merokok akan Menyebabkan Kanker Paru-Paru

Perlu kalian ketahui bahwa sekitar 80-90% kasus kanker paru-paru disebabkan oleh kebiasaan merokok. Asap rokok yang dihisap mengandung lebih dari 60 zat-zat beracun yang memicu perkembangan kanker. Mulanya, kerusakan yang terjadi masih dapat diperbaiki oleh tubuh, namun pengulangan yang terus berlanjut mengakibatkan sel-sel bereaksi secara tidak normal hingga akhirnya muncul sel kanker.

Tidak hanya perokok aktif yang beresiko terkena kanker paru-paru. Perokok pasif yang sering terpapar asap rokok juga dapat mengalaminya. Resiko perokok pasif terkena kanker paru-paru meningkat setidaknya 20 persen dibanding dengan orang yang tidak terkena asap rokok.

Gejala awal adanya kanker paru-paru cukup beragam. Biasanya penderita mengalami batuk yang sulit sembuh, kemudian berubah menjadi batuk berdarah. Penderita kanker paru-paru juga mengalami sesak napas, nyeri pada dada, bengek, suara serak dan masih banyak lagi. Jika kalian mengalami beberapa tanda-tanda tersebut sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

2. Kanker Pencernaan Bisa Disebabkan oleh Asap Rokok

Kanker Pencernaan Bisa Disebabkan oleh Asap Rokok

Penyakit mematikan selanjutnya adalah kanker pencernaan. Hal ini meliputi semua organ pencernaan, seperti kanker lambung, kanker usus besar dan lainnya. Meskipun asap rokok masuk ke dalam paru-paru, namun beberapa yang tertelan sehingga meningkatkan resiko kanker pencernaan.

Kanker pencernaan biasanya berawal dalam sel yang melapisi bagian dalam perut. Kanker dapat membentuk tumor atau bisul di dalam perut atau kanker dapat menyebar melalui dinding lambung. Gejala yang bisa kalian lihat adalah kehilangan nafsu makan dalam jangka waktu yang lama, berat badan menurun meski tidak diet, anemia, tinja berwarna hitam dan lainnya.

3. Kanker Kerongkongan dapat Menyerang Perokok

Kanker Kerongkongan dapat Menyerang Perokok

Sebuah studi menemukan bahwa asap rokok dapat merusak DNA dari sel-sel esofagus sehingga menyebabkan kanker kerongkongan. Sekitar 80 persen kasus kanker kerongkongan dikaitkan dengan kebiasaan merokok.

Kanker kerongkongan sendiri memiliki gejala yang cenderung mirip dengan masalah kesehatan lain sehingga terkadang orang-orang menyepelekannya. Gejala tersebut meliputi, sulit menelan, perubahan suara, batuk kronis, telinga yang berdengung, dan pembengkakan pada mata, rahang, tenggorokan atau leher.

4. Perokok Beresiko Terkena Kanker Mulut

Perokok Beresiko Terkena Kanker Mulut

Apa kalian tahu bahwa penyebab utama kanker mulut adalah penggunaan segala jenis tembakau, seperti rokok, cerutu dan tembakau kunyah? Perokok rupanya memiliki resiko 6 kali lebih besar dibandingkan dengan yang tidak. Bahkan, orang yang merokok tembakau tanpa asap beresiko 50 kali lipat lebih besar.

Selain itu, kanker mulut juga disebabkan kebiasaan mengonsumsi minuman keras secara berlebihan, infeksi HPV, pola makan yang buruk, kebersihan mulut yang tidak terjaga hingga mengunyah buah pinang. Maka, segera hindari merokok sebelum terlambat. Perbaiki juga pola hidup kalian, ya.

5. Asap Rokok akan Sebabkan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

Asap Rokok akan Sebabkan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK)

Paru Obstruktif Kronik (PPOK) adalah penyakit perandangan paru-paru yang berkembang dalam jangka waktu panjang. Kondisi ini mengalami aliran udara dari paru-paru karena terhalang pembengkakan dan lendir atau dahak sehingga penderitanya sulit bernapas. Nah, sekitar 80%, kasus penyakit ini disebabkan oleh rokok.

Pada tahap awal, PPOK jarang menunjukkan gejala atau tanda khusus. Gejala tersebut baru muncul ketika sudah terjadi kerusakan yang signifikan pada paru-paru, umumnya terjadi bertahun-tahun. Gejala yang akan muncul, yakni batuk berdahak, pernapasan tersengal-sengal, lemas, bengek, nyeri dada dan lainnya.

6. Penyakit Jantung Koroner (PJK), Penyebab Kematian Tertinggi di Dunia

Penyakit Jantung Koroner (PJK), Penyebab Kematian Tertinggi di Dunia

Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan kondisi di mana pembuluh darah jantung (arteri koroner) tersumbat oleh timbunan lemak. Jika lemak menumpuk, maka arteri akan makin menyempit dan membuat aliran darah ke jantung menjadi berkurang.

Data WHO menyebutkan bawa penyakit jantung koroner merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Pada 2015, tercatat lebih dari 7 juta orang meninggal karena PJK. Di Indonesia sendiri, lebih dari 2 juta orang terkena PJK di tahun 2013.

7. Merokok dapat Sebabkan Serangan Jantung

Merokok dapat Sebabkan Serangan Jantung

Nikotin dalam asap rokok menyebabkan jantung bekerja lebih cepat dan meningkat tekanan darah. Sedangkan karbon monoksida mengambil oksigen dalam darah memompa darah lebih banyak. Jika jantung bekerja terlalu keras ditambah tekanan darah tinggi, maka bisa menyebabkan serangan jantung.

Gejala serang jantung yang bisa dirasakan, seperti terasa nyeri di dada seolah tertimpa benda berat. Rasa sakit juga dapat terjadi di rahang, pundak atau lengan terutama bagian kiri. Selain itu, penderita biasanya berkeringat, mual, napas pendek dan tekanan jantung yang cepat atau tidak beraturan.

Komentar Anda

Rekomendasi Artikel

Loading...