Kabar Duka, Adik Ipar Arumi Bachsin Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos

Foto: Kabar Duka, Adik Ipar Arumi Bachsin Ditemukan Meninggal Dunia di Kamar Kos
WowKeren dan Kanal247


Pihak Kepolisian tidak bisa mengungkap apa penyebab kematian adik Emil Dardak karena keluarga menolak otopsi.

Kanal247.com - Kabar duka datang dari keluarga suami Arumi Bachsin, Emil Arioristianto Dardak. Sang adik Eril Arioristanto Dardak meninggal dunia pada Rabu (12/12). Berdasarkan informasi yang beredar, Eril ditemukan tak bernyawa di kamar kosnya di Bandung pada pukul 12:30 WIB.


Baca juga ...

Almarhum Eril diketahui tengah melanjutkan pendidikannya di Institut Teknologi Bandung (ITB). Kabar meninggalnya adik Bupati Trenggalek itu juga dibenarkan oleh Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Trenggalek, Triadi Atmono. Ia juga mengungkap, Emil telah berangkat ke Jakarta untuk menuju rumah duka di Kompleks Bina Marga 2 Jalan Haji Naman, Pondok Kepala, Jakarta Timur dan menghadiri pemakaman sang adik.

"Memang benar bahwa Mas Eril meninggal dunia. Tapi informasi lengkapnya masih kami konfirmasi," ungkap Triadi Atmono seperti dilansir Okezone. "Tadi memang sudah langsung Menuju bandara Juanda setelah mendengar kabar itu."

Ucapan bela sungkawa juga datang dari Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin yang akrab disapa Mas Ipin. Menurutnya Eril merupakan pemuda cerdas dan sering memberikan masukan untuk memajukan Trenggalek. "Saya sampaikan duka cita. Beliau sosok pemuda kreatif. Terlebih sekarang tengah berjuang untuk bisa mewakili aspirasi masyarakat kita di DPR RI," terangnya.

Eril sendiri diketahui mengikuti jejak sang kakak terjun ke dunia politik. Saat ini ia tengah mencalonkan diri menjadi calon legislatif (Caleg) dari PAN pada daerah pemilihan (Dapil) 7 Jawa Timur yang meliputi Trenggalek, Pacitan, Magetan, Ponorogo, dan Ngawi nomor urut satu.

Sementara itu, hingga kini tidak diketahui dengan pasti apa penyebab adik Emil Dardak itu meninggal dunia. Namun ada dugaan Eril menderita sakit. Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Mochamad Rifai mengatakan saat ditemukan oleh petugas kebersihan kos, almarhum sudah tak bernyawa tergeletak di kamarnya.

"Iya benar, itu mahasiswa ITB, ditemukan meninggal dunia. Ini adalah adik dari Emil Dardak," ucap Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Mochamad Rifai, Rabu (12/12). "Saat pintu dibuka, ternyata (korban) sudah tergeletak di bawah kasur."

Rifai mengatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan dari tubuh Eril. Demi mengetahui penyebab pasti kematian, seharusnya dilakukan otopsi. Namun pihak keluarga menolaknya.

"Olah TKP kita lakukan tadi siang. Dari visum luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban," tuturnya. "Kita coba melakukan autopsi, kemungkinan ada lebih dalam lagi, ternyata kita tidak diizinkan oleh keluarga. Keluarganya itu orang tuanya sendiri. Orang tua kandung. Kalau penyebab kematian harus diautopsi. Kita nggak bisa (bilang) bunuh diri atau dibunuh orang. Kalau dibunuh orang pasti ada tanda-tanda kekerasan, kan pasti melawan atau apa. Di TKP dan visum luar, tidak ada tanda-tanda kekerasan. Kita belum menemukan adanya tanda-tanda orang masuk atau keluar untuk melakukan kejahatan pada dirinya. Karena pintu terkunci dari dalam, di belakang nggak ada akses masuk karena di lantai 3 dia," ucapnya.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel

Loading...