Kontroversi Juri KDI Usir Peserta Ramai Dibahas, Ini Kata Irfan Hakim dan Indra Bruggman

Foto: Kontroversi Juri KDI Usir Peserta Ramai Dibahas, Ini Kata Irfan Hakim dan Indra Bruggman Instagram
WowKeren dan Kanal247


Menurut Irfan Hakim, artis bisa saja menolak gimmick yang ditawarkan oleh tim kreatif sebuah acara jika dirasa tidak sesuai.

Kanal247.com - Kontroversi Waode Sofia peserta audisi KDI 2018 yang sempat diusir lantaran dinilai tidak berpenampilan maksimal seperti peserta lainnya hingga kini masih ramai dibicarakan publik. Banyak yang menilai jika sikap juri yang terdiri dari Iis Dahlia, Trie Utami dan Beniqno saat itu tidak layak dan termasuk penghinaan fisik. Akibatnya mereka bertiga dihujat habis-habisan oleh publik.


Baca juga ...

Dalam keterangannya beberapa waktu lalu, Iis Dahlia sendiri telah memberikan penjelasan mengenai sikapnya yang sempat mengusir Waode Sofia. Menurutnya apa yang dilakukannya bersama juri lainnya hanya merupakan intrik untuk membuat acara tersebut semakin menarik.

"Kalau masuk dalam industri kita mengikuti hiburan sekarang ini. Ada gimmick, intrik. Suka enggak suka, saya harus jalanin karena ini hiburan. Kalau enggak suka, enggak usah nonton. Saya artis, saya pelakon dan saya di-briefing sama kreatif. Kalau orang tidak ada di industri tidak mengerti," terang Iis.

Pro kontra mengenai video yang viral di berbagai media sosial itu juga menuai sorotan dari selebritis lainnya. Dalam sebuah postingannya di Instagram Irfan Hakim juga sempat membahas mengenai gimmick. Diduga ia memberikan komentar mengenai perkara yang terjadi di audisi KDI 2018 itu.

"Gimmick itu seperti cerita di sinetron. tapi alur cerita harus tetap masuk akal, karena penonton sudah pintar.. si pelaku nya adalah pemain dari cerita itu.bedanya... kalo di sinetron, hak pemain untuk menolak gimmick isi cerita sangatlah kecil. tapi diluar sinetron, pemain/pelaku bisa dengan tegas menolak gimmick tersebut ketika dirasa membahayakan diri atau dianggap tak mendidik, tak berguna, ataupun tak masuk akal..sebagai artis atau pelaku seni, berani beradu argumen dan berdiskusi lah dengan team. karena kita bukan sekedar wayang. tapi kita punya visi misi sendiri dalam kehidupan," tulisnya.

Tidak hanya Irfan, manajer artis Nanda Persada juga sempat membahas mengenai gimmick di salah satu postingannya. "Banyak artis dan manajer yang berusaha profesional dan mengikuti arahan tim kreatif dari program2 tv termasuk membuat gimmick-gimmick tertentu demi suksesnya program tersebut. Tetapi ketika ada konsekuensinya siapakah yang paling dirugikan? Apakah artis yang bersangkutan dibela oleh TV/klien nya?" tulis Nanda Persada.

Postingan itu kemudian dikomentari oleh Indra L. Bruggman. Menurutnya gimmick merupakan hal yang umum di industri hiburan, asalnya tidak membodohi publik. "Gimmick boleh... asal positif dan jangan membodohi publik. Karena sebagai publik figur kita juga punya kewajiban moral kepada masyarakat untuk memberikan contoh yang baik. Masi banyak cara2 yang terpuji untuk mendapatkan popularitas," tulis Indra Bruggman.

Komentar Anda

Tags

Topik Berita

Rekomendasi Artikel

Loading...