Beri Komentar Pedas pada Peserta Audisi 'KDI', Ini Alasan Iis Dahlia

Foto: Beri Komentar Pedas pada Peserta Audisi 'KDI', Ini Alasan Iis Dahlia Instagram
WowKeren dan Kanal247


Menurut Iis Dahlia, seharusnya netizen yang melayangkan cibiran itu menonton tayangan 'KDI' secara keseluruhan, bukan hanya cuplikan.

Kanal247.com - Video "pengusiran" salah satu peserta audisi Kontes Dangdut Indonesia (KDI) oleh ketiga juri beberapa waktu lalu sukses menghebohkan publik. Salah satu juri yang dinilai telah "mengusir" peserta bernama Waode Sofia asal Kota Baubau itu adalah Iis Dahlia. Karena video itu, Iis Dahlia pun menjadi target cibiran netizen.


Baca juga ...

Seperti diketahui, "pengusiran" oleh juri dilakukan karena penampilan Waode terbilang polos tanpa make up dan pakaian seadanya. Karena komentar Iis Dahlia dan dua juri lainnya, yakni Beniqno dan Trie Utami, tak sedikit netizen protes. Terlebih lagi, audisi tersebut untuk menyaring bakat karena kualitas suaranya.

Soal komentarnya yang dinilai pedas, Iis Dahlia pun buka suara. Ia mengatakan alasan mengapa melayangkan komentar itu. "Karena dia harus menghargai dirinya dia, menghargai hal yang dia punya niat gitu, kalau dia punya niat, dia akan prepare karena teman-teman yang lain prepare. Kenapa dia nggak?" kata Iis Dahlia dilansir dari Kapanlagi.com, Kamis, 19 Juli.

Tak harus mengenakan pakaian bagus, Iis Dahlia mengatakan paling tidak peserta itu memilih baju terbaiknya. "Prepare itu bukan harus dia pakai baju bagus, pakai baju yang dia punya aja, karena kalau dilihat dia betapa kayak orang mau pergi ke mana, dia cuma kunciran, pakai sepatu, celana jeans, kaos, biasa banget lah. Paling nggak dia pakai baju terbaiknya dia," lanjutnya.

Menurut Iis, paling tidak Waode bisa mempersiapkan segala sesuatunya sebelum audisi. Apalagi, Waode datang jauh sampai Makassar. "Ada juga yang pakai seragam saya nggak masalah karena dia pulang sekolah. Tapi dia sudah (datang) jauh kenapa dia bisa ke Makassar tapi dia nggak prepare. Gitu loh," tuturnya.

Meski terkesan "mengusir", pada kenyataannya para juri dan kru televisi yang lain masih memberi kesempatan pada Waode. Apalagi, ternyata suara Waode tak mengecewakan. "Tapi kita kan nggak hanya gitu aja, ketika orang-orang netizen sok tau ini harusnya nonton sampai abis. Betapa kita itu akhirnya saya menyuruh keluar saya minta kreatif tim dandanin dia, suruh balik lagi. Oh ternyata suaranya bagus, kita kasih kesempatan kok," papar Iis Dahlia.

Ia pun menegaskan, tak seharusnya netizen yang mencibirnya itu hanya menonton cuplikan KDI yang terpotong sehingga menimbulkan kesan negatif. "Jangan sok tau. Kalau cuplikan iklan mah namanya juga trailer. Ya cuplikan-cuplikan. Jadi jangan melihat cuplikan terus komentar, nonton acaranya sampai kelar. Apa yang kita lakuin sama tim. Kita tidak hanya mengkritik tapi juga memberi solusi," imbuhnya.

Sebagai seorang juri, Iis Dahlia ingin membuat para peserta audisi menjadi calon artis yang kuat, terutama soal mental. Oleh karenanya, ia dan para juri memberikan komentar itu. "Kita memberikan komentar, penilaian dia itu buat kebaikan dia. Bukan buat diri saya, kalau buat diri saya mah ngapain saya capek-capek. Saya dibayar sebagai juri, saya mau anak didik saya menjadi artis yang kuat, artis yang hebat, mempunyai secara suara dan mental segala hal," tandasnya.

Komentar Anda

Tags

Topik Berita

Rekomendasi Artikel

Loading...