‘Four Sons’ Park Hae Jin dan Nana Berhenti Produksi karena Masalah Dana, Ini Kata Tim Produksi

Foto: ‘Four Sons’ Park Hae Jin dan Nana Berhenti Produksi karena Masalah Dana, Ini Kata Tim Produksi Onehallyu



Ini kata beberapa sumber dari kru di lapangan dan juga tanggapan dari perusahaan yang memproduksi '‘Four Sons'.

Kanal247.com - “Four Sons” yang dibintangi Park Hae Jin dan Nana dikabarkan mengalami masalah terkait dana produksi. Banyak sumber mengatakan proses syuting berhenti pada 10 Mei. Kabarnya ada masalah pada dana yang belum dibayarkan dan permintaan perusahaan perusahaan produksi yaitu Victory Contents yang dianggap tidak masuk akal.


Baca juga ...

Victory Contents dikabarkan tidak membayar upah mereka sebanyak tiga kali. Kru sudah menyewa peralatan syuting seharga 4 juta Won untuk pengambilan gambar yang sangat penting di akhir episode 1. Namun perusahaan produksi tidak bisa mengamankan jadwal yang sudah direncanakan untuk menyewa dan menggunakan alat tersebut. Kru akhirnya meminjam alat dari perusahaan lain yang lebih mahal seharga 8 juta Won.

Tapi perusahaan produksi justru meminta syuting ditunda karena permintaan 4 juta Won tersebut. Kru syuting merasa keberatan karena jadwal sudah diatur untuk kru, para pemeran dan juga lokasi syutingnya. PD akhirnya yang menutup pembayaran ini padahal sebelumnya dia sudah mengeluarkan uang pribadinya sebanyak 100 juta Won untuk produksi serial ini. Kru kamera mengatakan akan membayar penyewaan mobil seharga 4 juta Won.

Biasanya dengan harga itu mereka bisa menggunakan properti selama 12 jam dengan harga tambahan jika di atas batas waktu tersebut. Namun akhirnya mereka membayar 18 juta Won dan perusahaan produksi berkata bahwa kru bagian kamera yang akan membayar penyewaan tersebut. Perusahaan produksi tidak mau membayar karena berdalih itu alat yang sudah mereka larang untuk digunakan. PD Jang Tae Yoon akhirnya membayar peminjaman untuk alat-alat tersebut.

Sumber lain mengatakan bahwa PD bersama kru dan tim pemadam kebakaran membersihkan salju untuk melakukan proses syuting. “Kami butuh fotografer untuk adegan Park Hae Jin melamar Nana dan kami mengajak tiga anak muda dari grup menari. Kami harus memberi mereka uang untuk syuting hari itu tapi mereka bilang sudah dibayar dari perusahaan si PD. Kami bertanya, ‘Ini harusnya dibayar oleh perusahaan produksi. Apa yang kalian lakukan?’. Mereka bilang mereka (perusahaan produksi) tidak bisa membayar dananya”. Sumber ini juga bercerita tentang PD yang membayar penyewaan alat drone.

Biasanya kru dikontrak bulanan untuk gaji. Perusahaan justru meminta proses syuting ditunda dan diubah naskahnya. Akhirnya kru hanya syuting empat kali pada Januari dan sehari di Februari. Perusahaan produksi ternyata hanya ingin membayar secara harian dan bukan bulanan. Dua tim syuting melapor ke Kementerian Tenaga Kerja dan keluar. Kru lain baru digaji April untuk pekerjaan di bulan Januari dan Februari. PD lewat agensinya yang membaayar gaji para kru.

Agensi Park Hae Jin berharap kondisi ini akan membaik. Victory Contents mengelak semua tuduhan. Mereka sudah membayar upah dua pemeran utama dan menghabiskan jutaan Won untuk proses produksi. “PD ingin dana yang lebih dari yang ditentukan. Setelah mengumumkan pengunduran diri, dia tidak merespon telepon.

Menurutnya, tidak ada kru yang mengundurkan diri. Selain PD dan krunya, tim kru lain dan para pemeran datang untuk syuting. “Kami mencoba meluruskan situasi secepat mungkin dan segera menyelesaikan serialnya. Kami minta maaf atas berita yang memalukan. Kami akan menyapa kalian lagi dengan karya yang keren dan produksi yang lancar. Terima kasih.”

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel