Pihak Jo Jae Hyun Bantah Tudingan Penyerangan Seksual ke Mantan Aktris Ini

Foto: Pihak Jo Jae Hyun Bantah Tudingan Penyerangan Seksual ke Mantan Aktris Ini Soompi



Mantan aktris ini ungkap jadi korban penyerangan seksual Jo Jae Hyun 16 tahun yang lalu.

Kanal247.com - Sebelumnya, aktor Jo Jae Hyun dituding melakukan pelecehan seksual oleh aktris Choi Yul. Tak lama setelahnya, Jo Jae Hyun pun mengakui perbuatannya dan mundur dari jabatannya di Kyungsung University serta dari perannya di serial drama "Cross" yang tengah ia bintangi saat itu.


Baca juga ...

Baru-baru ini seorang aktris Korea-Jepang berusia 42 tahun (yang disebut "A") mengungkapkan bahwa 16 tahun yang lalu Jo Jae Hyun melakukan penyerangan seksual terhadapnya di sebuah gedung stasiun penyiaran. A mengungkapkan, "Aku menjadi korban penyerangan seksual Jo Jae Hyun 16 tahun yang lalu dan aku masih mengalami trauma yang cukup parah."

Melalui wawancaranya dengan pihak SBS, A mengungkapkan detil penyerangan seksual yang dilakukan oleh Jo Jae Hyun padanya 16 tahun yang lalu. A menjelaskan bahwa dirinya merasa ketakutan dan malu usai kejadian tersebut bahkan ia sampai tidak mau kembali ke lokasi syuting.

Setelahnya, A memberitahukan kejadian tersebut ke pacarnya saat itu. Sesudahnya, kekasih A memberitahukannya ke ibu A yang langsung menemui Jo Jae Hyun. Namun, saat itu Jo Jae Hyun segera meminta maaf dan mencoba untuk menenangkan ibu A dengan mengatakan bahwa dia dan managernya akan mengurusi karier A di dunia akting.

Saat itu A memang belum mempunyai manager dan sudah kehilangan semangat untuk berakting. Tapi sang ibu menyetujui tawaran Jo Jae Hyun demi masa depan putrinya. Namun ketika itu ibu A tidak tahu kalau Jo Jae Hyun telah melakukan penyerangan seksual terhadap putrinya. Ia baru mengetahuinya belum lama ini. "Jika aku tahu putriku jadi korban penyerangan seksual, aku tidak akan mengambil keputusan itu," ujar ibu A.

Sayangnya, A mengalami depresi yang parah sehingga ia kesulitan untuk berakting. A memutuskan untuk pindah ke Jepang usai ayahnya kecewa setelah mengetahui A berencana untuk melakukan bunuh diri. A juga mengatakan bahwa hingga saat ini dia masih terus sering melakukan upaya bunuh diri.

A mengungkapkan bahwa dia hanya ingin permintaan maaf yang tulus dari Jo Jae Hyun. Selain itu, A juga menyatakan bahwa dia tidak takut meski pihak Jo Jae Hyun berencana untuk menuntutnya.

Terkait kabar tersebut, pihak Jo Jae Hyun mengungkapkan, "Jo Jae Hyun tidak pernah melakukan penyerangan seksual terhadap A di kamar mandi gedung stasiun penyiaran di tahun 2002. Itu bukanlah penyerangan seksual, tapi tindakan yang dilakukan karena persetujuan keduanya. A bahkan pernah mengundang Jo Jae Hyun ke rumahnya ketika hanya ada mereka berdua saja di sana."

Pihak Jo Jae Hyun juga menjelaskan bahwa ibu A hanya melakukan ini untuk memeras sang aktor. "Uang yang dikirimkan Jo Jae Hyun ke A berjumlah sekitar 70-80 juta won. Ibu A terus mengancam kami. Dan belum lama ini seorang pengacara yang dekat dengan A bahkan menghubungi kami, meminta uang penyelesaian sebanyak 300 juta won."

Tak lama setelahnya, A merilis bantahan terhadap respons Jo Jae Hyun itu. "Saat itu nenekku, yang mengalami alzheimer, perawat nenekku, pembantu kami dan supirku tinggal bersama kami," ujar A. "Aku tidak pernah mengundang Jo Jae Hyun ke rumahku untuk berduaan. Semua itu bohong."

Selain itu, ibu A juga turut angkat bicara. "Manager Jo Jae Hyun yang berkata akan membantu karier putriku memberikan kami uang 40 juta won agar putriku bisa melakukan operasi plastik," ujar ibu A. "Aku membawa putriku ke Jepang di mana kami melakukan operasi contouring wajah, lalu kembali. Setelahnya, Jo Jae Hyun dan managernya datang ke rumah kami untuk melihat bagaimana hasil operasi tersebut."

Ibu A melanjutkan, "Sisa uang yang kami terima digunakan untuk biaya latihan akting. Jika kami mengancam mereka, kenapa mereka memberikan instruktur akting dan menawarkan untuk mengurus keperluannya di dunia entertainment?"

Komentar Anda

Tags

Topik Berita

Rekomendasi Artikel