Mantan Idol Ini Ungkap Kebiasaan Bullying di Kalangan Grup K-Pop

Foto: Mantan Idol Ini Ungkap Kebiasaan Bullying di Kalangan Grup K-Pop



Kebiasaan mengejutkan itu diungkapkan oleh mantan member salah satu grup K-Pop favorit berikut ini.

Kanal247.com - Menjadi seorang artis idola memang butuh perjuangan keras. Dalam proses menuju impian tersebut, tidak jarang seorang artis, khususnya para trainee yang bergabung di pelatihan agensi keartisan harus menjalani serangkaian peristiwa. Salah satunya adalah perundungan yang memang kerap terjadi didalam sebuah proses training calon-calon artis baru.

Hal ini juga dibenarkan oleh salah satu member girl group K-Pop favorit, Ahreum. Mantan member T-ara ini mengaku jika perundungan memang sering terjadi di kalangan grup K-Pop. Hal ini dia ungkapkan di sela-sela wawancara reality show "The Unit" yang ditayangkan pada 11 November. Ceritanya, grup peserta yang menerima "0 boots" memasuki sebuah ruangan bersama peserta lainnya yang bernasib serupa. Salah seorang peserta kemudian berkata, "Kita seharusnya tidak saling iri dan bisa menerima dengan pikiran positif. Jika tidak, rumor pembully-an akan muncul".

Baca juga ...

Melihat hal itu, Ahreum kemudian berkata, "Bukankah setidaknya pasti ada rumor bully di setiap grup (K-Pop)?". Jawaban Ahreum itu kemudian langsung menjadi sorotan netter. Pasalnya, Ahreum memang meninggalkan T-ara hanya setahun setelah rumor terjadinya perundungan diantara grup tersebut.

Ahreum memang menjadi salah satu peserta acara rebooting artis idola "The Unit". Setelah hengkang dari T-ara, Ahreum banyak menghiasi media dengan dugaan adanya kasus perundungan di girl group tersebut. Terlebih lagi ketika saat itu beredar percakapan Kakaotalk antara Hyoyoung (kakak kembar Hwayoung eks T-ara) yang berisi ancaman dari Hyoyoung kepada Ahreum, serta sebuah postingan dari mantan staf dan mantan manajer T-ara terkait isu bullying yang dilakukan kepada Hwayoung tahun 2012 lalu.

Awal Februari, MBK Entertainment selaku agensi T-ara pun memberikan pernyataan resmi. "Walaupun ada aspek-aspek yang kami rasa tidak adil saat insiden tersebut terjadi pada Juli 2012, kami saat itu tidak menjelaskan situasinya," kata perwakilan MBK kepada OSEN. "Saat itu, publik sudah tidak mempercayai T-ara, jadi tidak akan ada yang percaya walaupun kami meluruskannya. Kebenaran dari kejadian 5 tahun lalu telah terkuak, tapi sejujurnya, kami tidak mengharapkannya. Kesalahpahamannya telah diluruskan, tapi dari sudut pandang member T-ara, sulit rasanya kalau masalah ini kembali dibahas. Sulit juga menghadapinya dari sudut pandang agensi kami."

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel