Satu Bulan Tayang, Film 'Pengabdi Setan' Tembus 4 Juta Penonton!

Foto: Satu Bulan Tayang, Film 'Pengabdi Setan' Tembus 4 Juta Penonton!
WowKeren dan Kanal247


Joko Anwar menjawab pertanyaan mengenai rencana pembuatan sekuel 'Pengabdi Setan'.

Kanal247.com - Joko Anwar benar-benar membutkikan kualitasnya dalam menjadi sutradara dalam film "Pengabdi Setan". Bagaimana tidak, dalam satu bulan tayang, sejak 28 September lalu, film yang dibintangi oleh Tara Basro itu telah menembus angka 4 juta penonton!


Baca juga ...

Hal ini ia sampaikan sendiri melalui unggahan di Instagramnya. Sutradara berumur 41 tahun itu mengungkapkan perasaaan terharu sekaligus terima kasihnya kepada masyarakat Indonesia yang telah mendukung film-nya.

"Iya, (sudah 4 juta penonton). Saya terharu," jawab Joko Anwar, ringkas.

Capaian ini sekaligus membuat "Pengabdi Setan" menduduki posisi runner-up daftar film Indonesia terlaris tahun ini. Film yang diangkat dari judul yang sama di tahun 1980 itu, kini membayang-bayangi posisi "Warkop DKI Reborn: Jangkrik Bos! Part 2" yang berhasil menggondol sebanyak 4.083.000 orang dalam penayangannya beberapa waktu lalu.

I love you, teman-teman.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Joko Anwar (@jokoanwar) pada

Joko sendiri, ketika ditanya mengenai rencana pembuatan sekuel "Pengabdi Setan", tak mau berkomentar banyak. Ia hanya mengamini pertanyaan awak media dan berharap bisa menggarapnya.

"Amin (untuk sekuel 'Pengabdi Setan," singkat Joko Anwar.

Hingga kini, "Pengabdi Setan" masih kokoh bertengger di 146 layar bioskop Indonesia. Joko tak mau memprediksi hingga angka berapa film-nya bisa tembus di pasaran.

"Wah, saya enggak pernah bikin perkiraan. Ha ha ha," sambungnya.

Selain itu, film "Pengabdi Setan" kini bersiap 'menghantui' negara-negara di kawasan Eropa dan Asia lainnya. Hingga kini, diketahui telah ada 26 negara yang dijadwalkan akan menayangkan film yang berkisah mengenai 'Ibu' tersebut.

"Polandia tanggal 28, dua hari yang lalu. Polandia pertama, Malaysia 23 November, Jepang Januari awal, Amerika kayaknya Januari juga," tutup Joko Anwar.

Komentar Anda

Tags

Rekomendasi Artikel