Warga Digegerkan Pengakuan Siswi SD Jakbar Hampir Diculik, Berhasil Kabur Usai Gigit Tangan Pelaku

Article

Bocah SD itu mengaku melihat ada dua anak lainnya dengan kondisi mulut dilakban di dalam mobil si penculik.

Warga di Tanah Air baru-baru ini digegerkan oleh video yang beredar melalui pesan singkat di aplikasi perpesanan. Dalam video tersebut, seorang bocah yang masih Sekolah Dasar (SD) mengaku hampir diculik di Jakarta Barat.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh bocah tersebut, peristiwa itu terjadi saat ia tengah jajan di depan sekolahnya. Ia dipaksa untuk masuk ke mobil. Saat ditanya apa yang dilihatnya di mobil tersebut, bocah itu mengaku ada anak lainnya dengan kondisi terikat dan mulut dilakban.

"Kemarin aku jajan di depan. Pas pulang. Langsung tangannya diginiin (dibekap), langsung aku gigit. Langsung aku lari," ujarnya. "Ada anak kecil dua. Anak sekolah, pakai baju sekolah. Tangannya diikat. Cowok dua-duanya, terus mulutnya di lakban."

Beruntung bocah itu sendiri berhasil lolos. Ia nekat menggigit tangan pelaku dan lagsung melarikan diri. Belakangan diketahui jika bocah perempuan itu adalah siswi SD 01 Pagi Tanjung Duren.

Kepala SD 01 Pagi Tanjung Duren juga telah membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan jika aksi penculikan itu terjadi pada Senin (11/9).

"Direkamnya Selasa (12/9) pagi, kejadiannya pada hari Senin. Kita sudah melapor ke polisi. Tiga orang anak hampir diculik, tapi yang disekap cuma dia," jelas Kepala SD 01 Pagi Tanjung Duren, Mulyadi.

Lebih lanjut, ia mengatakan jika pihak sekolah telah melaporkan kejadian ini pada pihak kepolisian. Mereka juga telah mendatangi sekolah untuk melakukan penyelidikan. "Kebetulan ini lagi ada dari Polsek Tanjung Duren, Pak Kapolsek, Pak Kanitnya (Reskrim) juga sudah ada di sini, jadi sudah ditangani," imbuhnya.

Sedangkan pihak Polsek Tanjung Duren sendiri mengatakan jika mereka saat ini tengah melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. "Iya, yang anak SD mau diculik itu ya," ujar Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren AKP Rensa Aktadevia."

Sementara itu, beredarnya video tersebut tak pelak langsung membuat warga menjadi resah. Mereka merasa khawatir terutama bagi orangtua yang masih memiliki anak yang masih Sekolah Dasar. Apalagi kejadian penculikan pada anak-anak sudah beberapa kali terjadi. Banyak diantara masyarakat yang saling mengingatkan untuk semakin waspada terutama dalam hal menjaga keselamatan buah hatinya.

(diana)

Tags

Loading...

Berita Terkini